- Sembilan final Piala Dunia sejak 1950 hingga 2022 tercatat sebagai pertandingan paling dramatis karena menyajikan sejarah tak terlupakan.
- Setiap laga final tersebut menyajikan tensi tinggi, drama adu penalti, hingga momen kontroversial yang menentukan juara dunia sepak bola.
- Keberhasilan berbagai negara meraih gelar juara melalui laga emosional telah meninggalkan warisan legenda bagi seluruh pecinta sepak bola.
Suara.com - Piala Dunia selalu menghadirkan cerita besar yang sulit dilupakan.
Dari gol menit akhir, drama adu penalti, hingga comeback bersejarah, partai final menjadi panggung paling emosional dalam dunia sepak bola.
Tentu laga-laga final dramatis tak bisa dilupakan pecinta sepak bola di seluruh dunia.
Berikut sembilan final Piala Dunia paling dramatis sepanjang masa yang masih dikenang para pecinta sepak bola hingga kini versi Suara.com yang dilansir dari berbagai sumber, Rabu (27/5/2026).
1. Argentina vs Perancis (Piala Dunia 2022)
Final di Qatar disebut banyak pihak sebagai salah satu laga terbaik sepanjang sejarah. Argentina national football team menghadapi France national football team dalam duel penuh drama.
Argentina sempat unggul 2-0 lewat permainan luar biasa Lionel Messi dan kolega. Namun, Prancis bangkit melalui dua gol cepat Kylian Mbappé. Skor terus berubah hingga 3-3 sebelum Argentina akhirnya menang lewat adu penalti.
2. Jerman Barat vs Italia (Piala Dunia 1982)
Italy national football team sukses mengalahkan West Germany national football team dengan skor 3-1 dalam laga yang penuh tekanan.
Baca Juga: Tantangan Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Meksiko Ingin Pecah Kutukan, AS dan Kanada Bidik Sejarah
Gol emosional Marco Tardelli dengan selebrasi ikoniknya menjadi salah satu momen paling terkenal dalam sejarah Piala Dunia.
3. Brasil vs Italia (Piala Dunia 1994)
Final pertama dalam sejarah Piala Dunia yang harus ditentukan lewat adu penalti berlangsung sangat menegangkan. Brazil national football team dan Italia bermain imbang tanpa gol selama 120 menit.
Drama memuncak saat legenda Italia Roberto Baggio gagal mengeksekusi penalti terakhir, membuat Brasil keluar sebagai juara dunia.
4. Prancis vs Italia (Piala Dunia 2006)
Final ini dikenang karena insiden kontroversial antara Zinedine Zidane dan Marco Materazzi.
Zidane yang menjalani laga terakhir dalam karier profesionalnya justru mendapat kartu merah usai menanduk Materazzi. Italia akhirnya menang lewat adu penalti dan menjadi juara dunia 2006.
5. Argentina vs Jerman Barat (Piala Dunia 1986)
Final ini menjadi panggung kejayaan Diego Maradona bersama Argentina.
Argentina sempat unggul 2-0, tetapi Jerman Barat berhasil menyamakan skor menjadi 2-2. Saat laga terlihat akan memasuki perpanjangan waktu, Jorge Burruchaga mencetak gol kemenangan yang memastikan Argentina juara dunia.
6. Inggris vs Jerman Barat (Piala Dunia 1966)
Final bersejarah di Wembley Stadium ini menjadi satu-satunya gelar Piala Dunia bagi England national football team.
Laga berlangsung sengit hingga extra time. Gol kontroversial Geoff Hurst yang mengenai mistar lalu memantul ke garis gawang masih diperdebatkan hingga sekarang. Inggris akhirnya menang 4-2.
7. Belanda vs Spanyol (Piala Dunia 2010)
Pertandingan final yang keras dan penuh tensi terjadi saat Spain national football team menghadapi Netherlands national football team.
Belanda tampil agresif, sementara Spanyol bermain sabar. Drama berakhir lewat gol Andrés Iniesta di babak tambahan waktu yang membawa Spanyol meraih gelar Piala Dunia pertama mereka.
8. Jerman vs Argentina (Piala Dunia 2014)
Final 2014 berlangsung ketat dan penuh peluang. Germany national football team dan Argentina sama-sama tampil disiplin sepanjang laga.
Saat pertandingan hampir memasuki adu penalti, Mario Götze mencetak gol spektakuler di extra time untuk memastikan Jerman menjadi juara dunia.
9. Uruguay vs Brasil (Piala Dunia 1950)
Laga yang dikenal sebagai “Maracanazo” menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah sepak bola.
Bermain di depan hampir 200 ribu pendukung di Maracanã Stadium, Brazil national football team justru kalah 1-2 dari Uruguay national football team.
Kekalahan tersebut membuat seluruh stadion terdiam dan menjadi trauma panjang bagi sepak bola Brasil.
Piala Dunia memang selalu menghadirkan cerita emosional yang tidak hanya tentang kemenangan, tetapi juga air mata, kejutan, dan momen legendaris yang terus dikenang lintas generasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Masuk Akal? Ini 5 Pemain yang Berpotensi Jadi Bintang Baru Piala Dunia 2026
-
Ricuh! Suporter Crystal Palace dan Vallecano Baku Hantam Jelang Final Conference League
-
10 Pencetak Gol Termuda di Piala Dunia: Dari Pel hingga Lionel Messi
-
Banyak Rekan di Liverpool, Kapten Timnas Jepang Tak Sabar Ladeni Belanda
-
Federico Valverde Buka Suara soal Ribut dengan Tchouameni: Saya Masih Belajar jadi Kapten
-
Tantangan Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Meksiko Ingin Pecah Kutukan, AS dan Kanada Bidik Sejarah
-
Ambisi Samurai Biru di Piala Dunia 2026: Ingin Akhiri Kutukan 16 Besar
-
Jadi Manajer Terbaik Liga Inggris 2025/2026, Ini Statistik Mentereng Mikel Arteta
-
Jelajah Kota Piala Dunia 2026 Monterrey: Surga Daging Panggang dan Tacos buat Suporter
-
Inigo Perez: Rayo Vallecano Ingin Juara Liga Conference demi Penggemar