- Kiper Denmark, Kasper Schmeichel, resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional pada Rabu setelah kontraknya di Celtic berakhir Juni mendatang.
- Keputusan pensiun diambil akibat cedera bahu serius yang dialami saat membela tim nasional Denmark pada Maret 2025 lalu.
- Sepanjang kariernya, Schmeichel meraih kesuksesan besar termasuk menjuarai Liga Inggris bersama Leicester City dan mencatatkan 120 penampilan internasional.
Suara.com - Kasper Schmeichel resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional pada Rabu setelah gagal pulih sepenuhnya dari cedera bahu serius yang dialaminya.
Kiper Denmark yang terakhir memperkuat Celtic FC itu memastikan akan mengakhiri kariernya ketika kontraknya bersama klub Skotlandia tersebut berakhir pada Juni mendatang.
"Ketika kontrak saya bersama Celtic berakhir pada Juni, saya akan menghentikan karier sepak bola aktif saya. Ini adalah keputusan yang pada akhirnya saya buat," kata Schmeichel kepada TV 2 Sport yang dilansir Sky Sports.
Putra legenda kiper Peter Schmeichel tersebut mengaku telah mempertimbangkan keputusan itu secara matang setelah berkonsultasi dengan sejumlah ahli.
"Saya sudah banyak memikirkannya, dan saya percaya sekarang adalah waktu yang tepat untuk pensiun."
Schmeichel mengalami cedera bahu ketika membela tim nasional Denmark dalam laga melawan Portugal pada perempat final UEFA Nations League Maret 2025.
Saat itu, kiper berusia 39 tahun tersebut tetap melanjutkan pertandingan karena Denmark sudah menggunakan seluruh jatah pergantian pemain. Kondisi bahunya kemudian semakin memburuk usai tampil saat Celtic kalah dari Stuttgart di Liga Europa pada Februari.
Laga terakhir Schmeichel bersama Celtic terjadi ketika timnya kalah 1-2 dari Hibernian pada 22 Februari lalu.
Meski ingin menutup karier langsung di lapangan, Schmeichel mengakui kenyataan berkata lain.
Baca Juga: DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
"Saya pikir semua orang bermimpi mengucapkan selamat tinggal di lapangan, tetapi Anda tidak selalu mendapatkan apa yang diinginkan," ujar Schmeichel.
"Saya telah mendapatkan begitu banyak hal sepanjang perjalanan ini, jadi sepak bola tidak berutang apa pun kepada saya. Saya mendapat begitu banyak kesempatan dan pengalaman. Saya sebenarnya sangat ingin memainkan satu pertandingan terakhir, tetapi sayangnya itu tidak terjadi."
Bersama tim nasional Denmark, Schmeichel mencatatkan 120 penampilan internasional. Ia tampil pada Piala Dunia 2018 dan 2022, serta membawa Denmark mencapai semifinal Euro 2020.
Karier profesionalnya dimulai bersama Manchester City, namun masa terbaiknya hadir saat membela Leicester City.
Selama memperkuat Leicester, Schmeichel tampil dalam 479 pertandingan dan menjadi bagian penting ketika The Foxes menciptakan kejutan besar dengan menjuarai Liga Inggris musim 2015/16 serta meraih Piala FA 2021.
Setelah meninggalkan Leicester, Schmeichel sempat bermain untuk OGC Nice dan RSC Anderlecht sebelum bergabung dengan Celtic.
Bersama Celtic, ia mencatatkan 39 penampilan musim ini di semua kompetisi dan turut membantu klub meraih dua gelar Scottish Premiership serta satu Piala Liga Skotlandia.
(Antara)
Berita Terkait
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis
-
Siapa Orang Indonesia yang Diduga Palsukan Riset di Denmark? Begini Klarifikasinya
-
Viral Orang Indonesia Diduga Palsukan Riset di Konferensi Internasional, Tuai Hujatan
-
Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Khofifah: Muktamar NU Harus Jadi Momentum Perkuat Soliditas!
-
Rumor Panas! Persib Boyong Luka Modric? Igor Tolic: Masih Ada Tempat untuk Dia
-
KRL Lintas Tanah Abang Masih Berpotensi Alami Penyesuaian Operasional
-
Seribu Halaman LPj Gus Yahya dan Taruhan Besar Abad Kedua NU
-
Diskon E-Commerce 50% untuk UMK Tinggal 5 Persen, Kapan Mulai Berlaku?
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
-
Soroti Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Kata Petinggi PKS
-
Korban Tewas Banjir Bandang Nepal Tembus 390 Jiwa, 1.400 Orang Hilang
-
Harga Kulkas LG 2 Pintu Terbaru, Cek 3 Pilihan yang Dingin dan Awet
-
Cabbage Your Life: Potret Kehidupan Desa dan Makna Bahagia yang Sederhana