- Pelatih John Herdman menetapkan 23 pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026.
- Pertandingan internasional di Jakarta tersebut bertujuan mematangkan persiapan skuad Garuda menuju Piala Asia 2027 serta meningkatkan peringkat FIFA.
- Daftar skuad melibatkan kombinasi pemain berpengalaman dan wajah baru seperti Mathew Baker untuk memperkuat komposisi tim nasional Indonesia.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akhirnya menentukan 23 pemain yang akan memperkuat skuad Garuda pada FIFA Matchday Juni 2026.
Dalam agenda tersebut, Indonesia dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni di Jakarta.
Dua laga internasional itu menjadi bagian penting dari persiapan Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027.
Selain menguji kekuatan tim, pertandingan tersebut juga dimanfaatkan untuk memantapkan kerangka skuad sekaligus mendongkrak posisi Indonesia di ranking FIFA.
Sejumlah nama menarik masuk dalam daftar pilihan Herdman.
Di sektor penjaga gawang, persaingan diperkirakan kembali mengerucut kepada Maarten Paes dan Emil Audero yang berpeluang berebut status sebagai pilihan utama.
Sementara itu, Nadeo Argawinata tetap menjadi opsi penting yang bisa memberikan kedalaman skuad, termasuk untuk agenda internasional berikutnya.
Di lini belakang, absennya Jay Idzes membuka ruang bagi wajah muda. Herdman memberikan kepercayaan kepada Mathew Baker untuk mengisi slot yang ditinggalkan sang kapten.
Pemanggilan Baker menjadi salah satu keputusan yang paling menyita perhatian. Kesempatan tampil bersama tim senior membuatnya berpotensi melewatkan sebagian agenda bersama tim kelompok umur yang juga berlangsung pada periode yang sama.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19 2026, Matthew Baker Kunci
Sementara itu, Mees Hilgers yang telah berada di Jakarta masih belum masuk skuad karena proses pemulihan cedera yang belum sepenuhnya tuntas.
Pada sektor tengah, Herdman tetap mempertahankan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda.
Kehadiran Joey Pelupessy memberikan unsur kepemimpinan, sedangkan Calvin Verdonk diharapkan menjadi motor permainan berkat mobilitasnya yang tinggi.
Dua gelandang muda, Rayhan Hannan dan Ivar Jenner, juga berpeluang mendapatkan menit bermain untuk menunjukkan kualitas mereka di level internasional.
Di lini serang, Herdman kembali mengandalkan kombinasi pemain yang tengah bersinar bersama klub masing-masing.
Nama Beckham Putra masuk dalam daftar, ditemani winger cepat Saddil Ramdani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana
-
Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027
-
Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali
-
Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia
-
Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai
-
Tepis Isu Paket Titipan Istana! Gus Ipul Jamin Pemilihan Ketum PBNU Tanpa Intervensi Prabowo
-
Jateng Kembali Kirim Bantuan Korban Gempa NTT, Fokus Atasi Kebutuhan Dasar
-
Gus Kikin Nahkodai PBNU, Membaca Arah NU di Tengah Tantangan Politik dan Global
-
Danantara Housing Expo Bukukan Proyek Senilai Rp2 Triliun hanya dalam 4 Hari
-
Publik Tak Puas Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Era Prabowo