Bola / Bola Indonesia
Senin, 01 Juni 2026 | 09:53 WIB
Matthew Baker (PSSI)
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia U-19 wajib menang atas Myanmar demi menjaga asa lolos semifinal.

  • Pelatih Nova Arianto diprediksi menerapkan formasi 5-3-2 dengan mengandalkan duet Kaka-Reno.

  • Pertandingan krusial ini berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara pukul 20.00 WIB.

Suara.com - Timnas Indonesia U-19 langsung mengusung misi wajib menang saat bersua Myanmar pada laga krusial malam nanti. Tiga poin penuh menjadi harga mati demi mengamankan satu tiket di babak semifinal.

Pelatih Nova Arianto dipastikan tidak akan bereksperimen dan langsung menurunkan komposisi pemain terbaiknya. Arsitek taktik berlambang Garuda itu bakal menerapkan skema defensif yang fleksibel namun sangat agresif saat menyerang.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi permainan cepat lawan sekaligus membongkar pertahanan rapat mereka sejak menit awal. Kemenangan pada pertandingan ini akan menjadi titik balik krusial bagi langkah internasional skuad muda.

Matthew Baker, bek Timnas Indonesia U-17. (Instagram/mat_baker09)

Sektor penjaga gawang diyakini tetap menjadi milik Dafa Al Gasemi yang tampil konsisten selama kompetisi. Ketangguhannya di bawah mistar diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi rekan-rekannya di lapangan.

Pada area pertahanan, trio bek tengah tangguh akan dipercayakan kepada I Putu Panji, Matthew Baker, dan Algazani Dwi Sugandi. Kombinasi ketiga pemain ini diharapkan menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus penyerang lawan.

Sisi luar lapangan akan menjadi tempat pembuktian bagi Fabio Azkairawan di kanan dan Amar Brkic di kiri. Kedua pemain sayap ini memikul tanggung jawab besar untuk menjaga keseimbangan transisi permainan tim.

Matthew Baker dalam duel perdana Timnas Indonesia U-17 di Piala Kemerdekaan 2025. (kitagaruda.id)

Mereka dituntut cerdik membaca momentum saat harus mundur bertahan maupun saat maju memberikan bantuan serangan. Pergerakan cepat dari sektor flank ini diproyeksikan menjadi motor utama dalam memecah fokus pertahanan Myanmar.

Sementara itu, kendali permainan di lini tengah akan diserahkan kepada trio gelandang kreatif. Evandra Florasta, Nazriel Alvaro, dan Welber Jardim akan bertugas mengatur ritme serta aliran bola.

Kreativitas ketiganya sangat dibutuhkan untuk menyuplai umpan-umpan matang ke lini depan. Visi bermain yang jeli dari lini kedua ini bakal menjadi kunci utama pembuka ruang tembak.

Baca Juga: John Herdman Ajak Mathew Baker Latihan dengan Skuad Timnas Indonesia Senior

Urusan mengoyak jala gawang lawan akan diserahkan kepada duet striker Reno Salampessy dan Arkhan Kaka. Ketajaman kedua juru gedor ini diharapkan langsung terlihat sejak peluit pertama dibunyikan.

Sebagai senjata rahasia, Nova Arianto juga masih memiliki opsi penyerang lincah Dimas Adi asal PSM Makassar. Kehadirannya di bangku cadangan bisa menjadi pembeda jika lini depan menemui jalan buntu.

Secara taktis, Garuda Muda diprediksi memakai formasi 5-3-2 yang dapat bertransfomasi menjadi skema ofensif saat menguasai bola. Fleksibilitas formasi ini menuntut kedisiplinan tingkat tinggi dari setiap individu yang berada di lapangan.

Pertandingan menentukan antara Indonesia U-19 melawan Myanmar U-19 ini akan digelar di Stadion Utama Sumatera Utara. Duel sengit memperebutkan poin krusial tersebut dijadwalkan memulai sepak mula pada pukul 20.00 WIB.

Laga ini merupakan kelanjutan dari rangkaian perjuangan panjang babak penyisihan grup Piala AFF U-19 2026. Persiapan matang telah dilakukan demi memenuhi target tinggi lolos ke fase gugur turnamen bergengsi ini.

Prediksi Susunan Pemain:

Indonesia U-19 (5-3-2):

Dafa Al Gasemi; Amar Brkic, Fabio Azka Irawan, I Putu Panji, Matthew Baker, Muhamad Al Gazani Dwi Sugandi; Evandra Florasta, Nazriel Alfaro, Welber Jadrim; Reno Salampessy, Arkhan Kaka

Pelatih: Nova Arianto

Load More