Suara.com - Bintang sepak bola Kanada Alphonso Davies resmi merapat ke pemusatan latihan tim nasional menjelang bergulirnya Piala Dunia.
Kendati telah bergabung dengan rekan setimnya, bek kiri andalan Bayern Munich ini dipastikan belum siap merumput akibat cedera.
Kehadiran Davies menjadi suntikan moral krusial bagi ambisi Kanada yang bersiap melakoni kompetisi sepak bola terakbar sejagat.
Langkah ini diambil guna mempercepat proses integrasi taktis sekaligus memantau langsung perkembangan pemulihan fisiknya oleh tim medis nasional.
Cedera hamstring didapat sang pemain bulan lalu saat membela Bayern Munich yang berujung kegagalan di semifinal Liga Champions.
Saat Kanada menundukkan Uzbekistan dua gol tanpa balas di Edmonton, Davies terlihat hanya berada di pinggir lapangan.
Sebelum pertandingan persahabatan di bawah guyuran hujan tersebut dimulai, kapten timnas itu hanya melakukan latihan lari ringan.
"Rasanya menyenangkan bisa kembali ke lapangan dan berlari. Saya senang bisa pulang, saya senang bisa bersama anak-anak dan mendukung mereka, baik di dalam maupun di luar lapangan," ujar Davies.
Pemain yang mengoleksi 15 gol dari 58 laga internasional ini tetap masuk dalam daftar 26 pemain inti Piala Dunia.
Baca Juga: Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
Walau demikian, ia enggan berspekulasi mengenai tanggal pasti kapan dirinya bisa kembali bermain secara kompetitif di lapangan.
"Kita lihat saja bagaimana segalanya berjalan selama beberapa hari ke depan. Saya hanya akan melanjutkan rehabilitasi, perkembangan saya, dan melihat bagaimana perasaan saya, hari demi hari, langkah demi langkah," kata Davies.
Absennya Davies dari laga internasional sejatinya telah berlangsung lama sejak ia menderita cedera ligamen lutut parah.
Masalah robek ACL pada Maret 2025 di ajang CONCACAF Nations League memaksa sang pemain menepi cukup lama.
"Itu sulit. Maksud saya, tahun lalu jelas merupakan momen pasang surut bagi saya, dengan ACL yang terjadi, dengan cedera otot ringan di sana-sini, tetapi pada akhirnya saya pikir saya hanya harus tetap menundukkan kepala, terus bekerja, tidak boleh membiarkan hal itu memengaruhi saya. Jelas itu tangguh secara mental dan fisik, tetapi saya merasa baik sekarang, dan berharap bisa pulih secepat mungkin," tuturnya.
Menanggapi situasi ini, pelatih kepala Kanada Jesse Marsch menegaskan tidak akan memberikan tekanan berlebih kepada pemain bintangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar