- Timnas Curaçao mencetak sejarah lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 sebagai negara dengan populasi terkecil di dunia.
- Keberhasilan Curaçao diraih tanpa kekalahan selama babak kualifikasi di bawah arahan pelatih veteran asal Belanda, Dick Advocaat.
- Skuad Blue Wave yang diperkuat pemain keturunan akan bersaing di Grup E melawan Jerman, Ekuador, dan Pantai Gading.
Statisik Mentereng
Performa Curaçao selama kualifikasi CONCACAF 2026 terbilang luar biasa. Tim berjuluk Blue Wave tersebut menuntaskan seluruh rangkaian kualifikasi tanpa sekalipun menelan kekalahan.
Mereka berhasil mencatat 10 pertandingan beruntun tanpa kalah dan finis sebagai juara Grup B untuk memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
Dari sisi produktivitas, Curaçao tampil sangat tajam. Mereka mampu mencetak 28 gol dalam 10 pertandingan kualifikasi, menjadi tim paling produktif di zona CONCACAF sepanjang kualifikasi.
Selain itu, mereka juga menunjukkan pertahanan yang solid dengan hanya kebobolan tiga gol pada putaran final kualifikasi.
Beberapa kemenangan besar turut mewarnai perjalanan bersejarah tersebut. Curaçao mengalahkan Barbados 4-1, Aruba 2-0, Saint Lucia 4-0, Haiti 5-1, serta membukukan kemenangan telak 7-0 atas Bermuda. Mereka juga sukses menumbangkan Jamaika 2-0 sebelum memastikan kelolosan melalui hasil imbang 0-0 di Kingston.
Peta Persaingan
Meski tidak difavoritkan lolos, Curaçao bisa saja memberikan kejutan dan mempersulit tim-tim besar dengan permainan disiplin serta semangat tanpa beban.
Di Grup E, Jerman memang menjadi unggulan. Namun, persaingan memperebutkan tiket ke babak gugur diperkirakan berlangsung ketat karena Ekuador dan Pantai Gading memiliki kualitas yang cukup untuk menantang dominasi tim Eropa tersebut.
Baca Juga: Tetap Bertolak ke Piala Dunia 2026, Masalah Visa AS Masih Bayangi Timnas Iran
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
BBRI Kembali Dilirik JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Tinggi Jadi Andalan
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget