- Mantan pemain timnas Brasil Giovane Elber mengkritik keputusan memanggil Neymar ke skuad Piala Dunia 2026 mendatang.
- Elber menilai performa Neymar telah menurun drastis akibat cedera berkepanjangan serta pilihan karier yang kurang kompetitif.
- Ketidaksiapan fisik Neymar dan ketidakkonsistenan tim membuat Elber meragukan peluang Brasil meraih gelar juara dunia tersebut.
Suara.com - Mantan striker timnas Brasil, Giovane Elber, melontarkan kritik tajam terhadap Neymar.
Elber menilai bintang berusia 34 tahun itu tidak lagi layak masuk skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026.
Brasil datang ke turnamen dengan ambisi meraih gelar keenam.
Namun, Elber meragukan peluang tersebut, meski kini tim ditangani pelatih berpengalaman Carlo Ancelotti.
Dalam wawancara dengan Sport Bild, Elber menyoroti performa Brasil yang tidak konsisten sepanjang kualifikasi.
Elber menilai pergantian pelatih hingga tiga kali menjadi bukti tim belum stabil.
“Yang memberi sedikit harapan adalah Brasil mulai bermain sebagai tim di bawah Ancelotti,” ujar Elber.
Sorotan utama tertuju pada Neymar, yang masih memegang rekor top skor sepanjang masa Brasil dengan 79 gol.
Meski begitu, Elber menilai pemanggilan sang pemain lebih dipengaruhi tekanan publik daripada performa.
Baca Juga: Terbang 5 Jam Antar Laga! Shearer Sebut Inggris Hadapi Ujian Terberat di Piala Dunia 2026
“Sebagian besar fans ingin Neymar tetap dipanggil. Bahkan Presiden ikut mendukung. Tekanan terhadap Ancelotti sangat besar,” katanya.
Elber menegaskan dirinya tidak akan membawa Neymar jika memiliki kewenangan.
“Maaf, tapi saya tidak akan memanggilnya. Dulu dia pemain kelas dunia, sekarang hanya mesin marketing,” tegasnya.
Ia juga menilai keputusan Neymar meninggalkan Barcelona menuju PSG pada 2017 sebagai titik balik penurunan kariernya.
Menurut Elber, kompetisi Ligue 1 tidak cukup kompetitif untuk menjaga level permainan.
“Itu kesalahan besar. Secara kualitas, liga tersebut terlalu lemah,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Terbang 5 Jam Antar Laga! Shearer Sebut Inggris Hadapi Ujian Terberat di Piala Dunia 2026
-
Mau Fokus ke Piala Dunia atau Pamer? Neymar Bawa 9 Jam Tangan Senilai Rp65 M ke AS
-
Lebih Jinak dari Jabulani? Bola Piala Dunia 2026 Trionda Disebut Stabil, Tapi...
-
Mbappe, Dembele, hingga Olise: Mampukah Skuad Mewah Prancis Juara Piala Dunia 2026?
-
Cristiano Ronaldo Belum Pikirkan Pensiun, Fokus Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda