- Adidas meluncurkan Trionda sebagai bola resmi Piala Dunia 2026 yang menggunakan desain empat panel inovatif dan tekstur khusus.
- Hasil uji aerodinamika menunjukkan bola ini lebih stabil di udara, namun memiliki jarak tempuh tendangan yang lebih pendek.
- Sensor terintegrasi dalam bola mendukung sistem VAR untuk mendeteksi sentuhan pemain secara akurat selama pertandingan Piala Dunia berlangsung.
Suara.com - Bola resmi Piala Dunia 2026, Trionda, diprediksi membawa perubahan signifikan dalam permainan.
Hasil uji aerodinamika menunjukkan bola ini lebih stabil saat melayang di udara, namun memiliki jangkauan sedikit lebih pendek pada umpan dan tendangan jarak jauh.
Produsen Adidas kembali menghadirkan inovasi dengan desain empat panel, yang pertama dalam sejarah Piala Dunia.
Permukaan bola dilengkapi tekstur khusus dan alur dalam untuk menjaga konsistensi pergerakan di udara.
Sejumlah pengujian dilakukan di terowongan angin untuk mengukur hambatan udara dan stabilitas lintasan bola.
Hasilnya, Trionda memiliki koefisien hambatan yang lebih konsisten dibanding pendahulunya, membuat arah bola lebih mudah diprediksi oleh pemain.
“Data kami menunjukkan bola ini lebih stabil dalam rentang kecepatan permainan,” ungkap tim peneliti seperti dilansir dari O Globo
Stabilitas ini dinilai mengurangi efek liar seperti yang pernah terjadi pada bola Jabulani di Piala Dunia 2010.
Namun, ada konsekuensi dari desain tersebut.
Baca Juga: Mbappe, Dembele, hingga Olise: Mampukah Skuad Mewah Prancis Juara Piala Dunia 2026?
Dalam kondisi kecepatan tinggi, Trionda mengalami hambatan udara sedikit lebih besar, yang berpotensi membuat tendangan jarak jauh kehilangan beberapa meter dari jarak maksimalnya.
Meski perbedaannya tidak terlalu besar, efek ini diyakini tetap akan terasa di level kompetisi tertinggi.
Pemain kemungkinan harus menyesuaikan kekuatan dan teknik saat melakukan long pass atau tembakan jarak jauh.
Selain aspek performa, Trionda juga dibekali teknologi bola terhubung.
Sensor di dalam bola memungkinkan sistem VAR mendeteksi sentuhan secara real-time, membantu keputusan offside secara lebih akurat.
Meski hasil laboratorium menjanjikan, performa sesungguhnya masih akan diuji di lapangan.
Faktor seperti putaran bola, cuaca, hingga tekanan udara tetap menjadi variabel penting dalam menentukan perilaku bola selama pertandingan.
Dengan kombinasi stabilitas dan teknologi canggih, Trionda berpotensi mengubah dinamika permainan di Piala Dunia 2026.
Namun, adaptasi para pemain akan menjadi kunci utama dalam memaksimalkan karakteristik bola terbaru ini.
Berita Terkait
-
Mbappe, Dembele, hingga Olise: Mampukah Skuad Mewah Prancis Juara Piala Dunia 2026?
-
Cristiano Ronaldo Belum Pikirkan Pensiun, Fokus Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Update Cedera Neymar, CBF Keluarkan Hasil Pemeriksaan MRI Terbaru Jelang Kickoff Piala Dunia 2026
-
Roberto Martinez: Ronaldo Luangkan Waktu dan Tenaga 24 Jam untuk Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Profil Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Meksiko, Panggung Kehormatan Ketiga El Tri
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda