- Ribuan guru CNTE memblokade akses Stadion Azteca, Meksiko, menuntut kenaikan gaji dan reformasi sistem pensiun sebelum Piala Dunia.
- Pemerintah Meksiko mengerahkan ribuan aparat keamanan untuk menghalau demonstran agar laga pembuka turnamen tetap berjalan sesuai jadwal.
- Presiden Claudia Sheinbaum menegaskan upacara pembukaan Piala Dunia 2026 akan tetap berlangsung meskipun situasi keamanan di lapangan tegang.
Suara.com - Ketegangan mewarnai persiapan Piala Dunia 2026 setelah ribuan demonstran memblokade akses menuju Stadion Azteca, hanya 48 jam sebelum laga pembuka.
Aksi ini dipimpin oleh guru-guru dari Coordinadora Nacional de Trabajadores de la Educación (CNTE) yang menuntut kenaikan gaji dan reformasi sistem pensiun.
Para demonstran menutup salah satu jalur utama menuju stadion dan berjanji akan terus melanjutkan mobilisasi.
“Kami berniat mencapai stadion,” ujar salah satu peserta aksi seperti dilansir dari TycSport.
Pemerintah Meksiko bergerak cepat dengan mengerahkan ribuan aparat keamanan serta memasang barikade beton sekitar satu kilometer dari stadion.
Hingga laporan terakhir, massa belum berhasil mencapai area Azteca, namun situasi tetap tegang.
Presiden Claudia Sheinbaum memastikan upacara pembukaan tetap berjalan sesuai rencana.
“Piala Dunia akan tetap dinikmati. Kami melihat ini sebagai provokasi, tetapi situasi akan kami tangani,” ujarnya.
Aksi ini merupakan bagian dari gelombang protes yang telah berlangsung beberapa hari di ibu kota.
Baca Juga: 4 Negara Debutan yang Siap Mencuri Perhatian di Piala Dunia 2026
Selain menuntut kenaikan gaji, para guru juga mendesak pencabutan undang-undang pensiun dan dampak reformasi pendidikan 2007.
“Kami menginginkan pensiun yang layak. Pemerintah harus duduk bersama kami untuk bernegosiasi,” kata perwakilan demonstran.
Mereka juga menegaskan akan melanjutkan mogok kerja hingga tuntutan dipenuhi.
Di tengah eskalasi ini, pemerintah Meksiko menyiapkan lebih dari 100 ribu personel keamanan untuk mengamankan jalannya turnamen di berbagai kota tuan rumah.
Laga pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan dijadwalkan berlangsung di Stadion Azteca pada Kamis waktu setempat.
Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada kini menghadapi ujian pertama bahkan sebelum resmi dimulai.
Ketidakstabilan situasi di Mexico City berpotensi menjadi sorotan dunia di hari pembukaan.
Berita Terkait
-
4 Negara Debutan yang Siap Mencuri Perhatian di Piala Dunia 2026
-
Tudingan Sesat Imigrasi AS, Sebut Wasit Omar Artan Terlibat Organisasi Teroris
-
Pulang ke Somalia, Wasit Omar Arthan Disambut bak Pahlawan Cerita 11 Jam Ditahan
-
Hanya 119 Detik! Lionel Messi Pecahkan Rekor Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
8 Pemain Berusia 40 Tahun ke Atas yang Siap Ramaikan Piala Dunia 2026, Ada Cristiano Ronaldo
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara
-
Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!