- PSSI akan menelusuri rekaman CCTV dan kamera stadion untuk mengidentifikasi pelaku intimidasi terhadap Beckham Putra usai laga Timnas Indonesia vs Mozambik.
- Oknum suporter yang terbukti melakukan makian atau hujatan terancam sanksi larangan menonton langsung pertandingan Timnas Indonesia.
- PSSI menegaskan pentingnya menjaga kondisi psikologis pemain dan meminta suporter mengesampingkan rivalitas klub saat mendukung tim nasional.
Yunus Nusi mengaku sangat kecewa karena masih ada oknum yang tega melontarkan kata-kata kasar kepada pemain tim nasional.
"Masa ada suporter yang mengatai, menghujat, dan melontarkan makian kepada pemain Timnas Indonesia? Ini sudah keterlaluan," tutur pria yang akrab disapa Yunus tersebut.
Beckham Putra Dipandang Sebagai Aset Masa Depan Garuda
Ia juga menegaskan bahwa serangan verbal yang diterima pemain Persib Bandung tersebut merupakan tindakan yang melanggar etika.
Federasi memandang Beckham sebagai salah satu aset masa depan yang sangat berharga bagi perkembangan prestasi Timnas Indonesia.
Kejadian ini sangat disayangkan mengingat Timnas Indonesia sedang membutuhkan stabilitas mental untuk menghadapi agenda-agenda besar FIFA.
Suporter diharapkan mampu membedakan antara fanatisme klub dengan dukungan tanpa syarat ketika pemain mengenakan seragam Merah Putih.
"Kami selalu mengingatkan kepada para suporter agar menjaga perasaan dan kondisi psikologis para pemain Timnas Indonesia. Kalau memang ada rivalitas klub, biarlah rivalitas itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetisi sepak bola Indonesia," pungkas Yunus Nusi.
Latar Belakang Peristiwa
Baca Juga: Timnas Indonesia dan Thailand Punya Nasib Berbeda dalam Persiapan Piala Asia 2027
Beckham Putra merupakan bagian dari skuad Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang dipanggil untuk memperkuat tim pada FIFA Matchday Juni 2026.
Dalam laga melawan Mozambik, Beckham masuk sebagai pemain pengganti pada menit-menit akhir pertandingan. Meski durasi bermainnya singkat, ia tetap menjadi sasaran kemarahan oknum suporter yang diduga membawa sentimen rivalitas klub domestik ke ranah tim nasional.
Kasus ini menjadi alarm bagi PSSI untuk memperketat pengawasan terhadap perilaku suporter di dalam stadion demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi para atlet.
Berita Terkait
-
Marselino Ferdinan Sukses Comeback, Ole Romeny Ungkap Hubungan Spesial di Lapangan
-
Media Belanda Takjub dengan Performa Apik Ole Romeny di Timnas Indonesia
-
2 Pemain Timnas Indonesia yang Tak Diberi Kesempatan John Herdman di FIFA Matchday Juni
-
Timnas Indonesia U-19 Percaya Diri Hadapi Australia, Siap Tempur di Semifinal Piala AFF 2026
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 118 Dunia Usai Kalahkan Oman dan Mozambik
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar
-
9 Moisturizer untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Bikin Kulit Glowing
-
Kisah Ibu Hamil Naik KRL Jam Sibuk: Antara "Misuh-misuh" dan Keajaiban Pin Prioritas
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Link CPNS 2026 Viral, Publik Diminta Waspada Penipuan Modus Menyamar Ala BKN
-
Kepuasan Publik ke Prabowo Menurun Tajam, Begini Respons PDIP
-
Kemenhut Siapkan SDM Kehutanan Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
-
Pengamat Cium Aroma Perlawanan Balik Koruptor di Balik Isu Febrie Adriansyah: Corruptor Fights Back
-
Bentrok Maut di Menteng Diduga Gara-gara Beli Nasi Uduk Tapi Ogah Bayar
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai