- Stadion Toronto dikritik suporter karena fasilitas sementara yang dianggap rapuh dan bocor jelang Piala Dunia 2026.
- Stadion ini menambah 17 ribu kursi dengan biaya 75 juta poundsterling untuk memenuhi standar penyelenggaraan FIFA.
- Penonton melaporkan masalah keamanan berupa getaran tribun saat angin kencang di stadion tuan rumah enam pertandingan tersebut.
Suara.com - Stadion Toronto yang akan digunakan dalam Piala Dunia 2026 menuai kritik tajam dari suporter.
Laga pembuka di stadion ini akan mempertemukan Kanada melawan Bosnia dan Herzegovina pada dinihari WIB, Sabtu (13/6).
Fasilitas yang telah direnovasi besar-besaran itu justru disebut sebagai salah satu stadion terburuk di turnamen.
Stadion yang menjadi markas Toronto FC dan Toronto Argonauts itu mengalami peningkatan kapasitas signifikan.
Sekitar 17 ribu kursi tambahan dipasang menggunakan struktur sementara demi memenuhi standar FIFA.
Namun, keputusan tersebut memicu masalah baru.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat jelas rangka tribun sementara yang tampak rapuh dan mengalami kebocoran saat hujan.
“Ini terlihat seperti stadion kecil, bukan venue Piala Dunia,” keluh seorang suporter yang membandingkannya dengan stadion kasta bawah di Inggris seperti dilansir dari The Sun.
Proyek renovasi stadion ini menelan biaya hampir 75 juta poundsterling.
Baca Juga: Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
Meski telah lolos standar FIFA, banyak penggemar mempertanyakan kualitas dan kenyamanan fasilitas yang disediakan.
Kekhawatiran juga muncul terkait faktor keamanan.
Dalam laporan sebelumnya, sejumlah penonton mengaku merasakan getaran di area tribun atas saat angin kencang.
“Saat angin bertiup, terasa tidak aman karena kursinya seperti bergoyang,” ujar seorang penonton yang duduk di barisan atas.
Meski demikian, beberapa pengunjung menyebut kondisi stadion masih terasa stabil saat cuaca normal.
Pihak penyelenggara pun belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan tersebut.
Stadion ini sempat mencatat rekor kehadiran sekitar 44 ribu penonton dalam laga Toronto FC melawan Inter Miami yang diperkuat Lionel Messi.
Antusiasme tinggi itu kini berbanding terbalik dengan kritik terhadap fasilitas stadion.
Toronto dijadwalkan menjadi tuan rumah enam pertandingan Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Eks Direktur Pelindo Korupsi Pengadaan Kapal Divonis 5 Tahun Penjara
-
Are You Afraid of the Dark? Ketika Ambisi Berubah Jadi Konspirasi Mematikan
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan
-
Ternyata Rutinitas Commuting ke SCBD Ikut Menyelamatkan Bumi
-
KPK Tuntut Eks Dirut PGN Hendi Prio Santoso 5 Tahun Penjara di Kasus Jual Beli Gas
-
Amnesty International: Kejahatan Harus Dilawan dengan Hukum, Bukan Penghakiman Massa
-
APBN Biayai Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Selama Dua Tahun
-
Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa