- Vietnam menambah kekuatan tim nasional dengan meresmikan naturalisasi tiga pemain baru untuk menghadapi Piala AFF 2026 mendatang.
- Ketiga pemain baru tersebut adalah Patrik Le Giang, Nguyen Tai Loc, serta penyerang muda berbakat Ngo Dang Khoa.
- Indonesia dan Vietnam akan saling berhadapan di Grup A pada turnamen yang dijadwalkan berlangsung Juli hingga Agustus 2026.
Suara.com - Rival abadi Timnas Indonesia di kawasan Asia Tenggara, Vietnam dilaporkan mendapatkan amunisi tambahan yang sangat signifikan jelang Piala AFF 2026.
Tim berjuluk The Golden Star Warriors tersebut bakal diperkuat oleh tiga pemain naturalisasi baru untuk menghadapi persaingan ketat di turnamen sepak bola terbesar ASEAN yang dijadwalkan bergulir bulan depan.
Berdasarkan laporan yang dilansir oleh media Vietnam, Soha otoritas terkait setempat telah resmi merampungkan proses perpindahan kewarganegaraan dan menerbitkan paspor baru untuk tiga pemain keturunan maupun asing.
Ketiga pilar anyar yang siap mengancam pertahanan Indonesia tersebut adalah Patrik Le Giang, Nguyen Tai Loc, serta Ngo Dang Khoa.
"Patrik Le Giang dan Dang Khoa Ngo punya garis keturunan Vietnam. Sedangkan Nguyen Tai Loc berasal dari Brasil," tulis laporan Soha.
Nguyen Tai Loc sejatinya merupakan pesepak bola kelahiran Brasil yang memiliki nama asli Geovane Magno.
Pemain berusia 32 tahun yang kini memperkuat klub Ninh Binh tersebut telah merintis kariernya di kompetisi sepak bola Vietnam sejak tahun 2019 silam, sehingga ia memenuhi syarat hukum untuk mengajukan paspor baru.
Sebelum berseragam Ninh Binh, gelandang serang kreatif ini tercatat sempat membela beberapa klub elite lokal seperti Hong Linh Ha Tinh, Cong An Hanoi, Viettel, Hanoi FC, hingga Saigon.
Sementara itu, Patrik Le Giang merupakan penjaga gawang senior berusia 33 tahun yang lahir di Slovakia.
Baca Juga: Media Asing Sebut Skema Gol Republik Ceko di Piala Dunia 2026 Mirip Timnas Indonesia
Ia memiliki rekam jejak mentereng dengan sempat memperkuat tim nasional kelompok umur Slovakia dari jenjang U-18 hingga U-21, tanpa pernah mencatatkan penampilan resmi bersama tim nasional senior negara asalnya tersebut.
Nama ketiga, Ngo Dang Khoa, merupakan penyerang sayap belia berusia 19 tahun yang lahir di Perth, Australia.
Pemain berbakat milik klub A-League Perth Glory tersebut saat ini tengah dipinjamkan ke klub Vietnam, Cong An Ho Chi Minh, guna mematangkan kemampuannya.
Di sisi lain, Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman juga tidak mau kalah dalam meningkatkan kedalaman skuad menjelang turnamen dimulai.
PSSI saat ini tengah mempercepat proses naturalisasi dua talenta diaspora muda, yakni Luke Vickery dan Mitchell Baker, yang kini selangkah lebih dekat untuk resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) setelah mendapatkan rekomendasi resmi dari Komisi X DPR RI.
Turnamen Piala AFF 2026 sendiri dijadwalkan akan resmi bergulir dari tanggal 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 mendatang.
Berdasarkan hasil pengundian grup, Vietnam dan Indonesia dipastikan akan langsung saling bentrok sejak babak penyisihan setelah keduanya tergabung ke dalam Grup A bersama tiga kontestan tangguh lainnya, yaitu Singapura, Kamboja, serta Timor Leste.
Berita Terkait
-
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masuk DPR, Timnas Indonesia Segera Dapat Amunisi Baru
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?
-
Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026
-
Titisan Calvin Verdonk! Timnas Indonesia Bisa Panggil Wonderkid Liga Jerman Tanpa Naturalisasi
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Presiden Korsel Minta Prabowo ke Korut untuk Buka Dialog
-
Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban
-
Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia
-
Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?
-
Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita
-
LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus
-
Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus