- Menpora Erick Thohir mengajukan naturalisasi Mitchel Lee Baker dan Luke Anthony Vickery untuk memperkuat skuad Timnas Indonesia.
- Proses naturalisasi tersebut dilakukan saat rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta pada hari Senin.
- Kedua pemain diproyeksikan tampil pada berbagai ajang internasional guna meningkatkan prestasi serta peringkat FIFA Timnas Indonesia kedepannya.
Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, mengatakan proses naturalisasi Mitchel Lee Baker dan Luke Anthony Vickery dilakukan untuk menambah kualitas serta kedalaman skuad Timnas Indonesia di masa depan.
Hal tersebut disampaikan Erick dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI terkait permohonan pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia bagi kedua pemain keturunan tersebut di Jakarta, Senin.
"Kedua atlet itu diperlukan untuk memperkuat kedalaman skuad timnas, mereka dibutuhkan untuk transfer pengetahuan serta melengkapi kemampuan pesepak bola lokal, baik untuk kepentingan tim nasional maupun liga profesional," kata Erick Thohir.
Erick menjelaskan, Mitchel dan Luke memiliki keinginan kuat menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) karena ingin berkontribusi bagi perkembangan sepak bola nasional dan memperkuat Timnas Indonesia di berbagai level.
Dalam rencana jangka pendek lima tahun ke depan, kedua pemain diproyeksikan menjadi bagian dari skuad Garuda pada sejumlah agenda internasional penting, seperti ASEAN Hyundai Cup 2026, FIFA Series 2026-2031, dan Piala Asia 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi.
Selain itu, keduanya juga dipersiapkan untuk menghadapi ASEAN Hyundai Cup 2028, Kualifikasi Piala Dunia 2030, ASEAN Hyundai Cup 2030, Piala Dunia 2030, hingga Piala Asia 2031.
Ketua Umum PSSI tersebut menambahkan bahwa dalam jangka panjang, kehadiran Mitchel dan Luke diharapkan dapat membantu Indonesia mencapai target strategis sepak bola nasional.
Target tersebut meliputi masuk ke dalam 50 besar ranking FIFA, menembus 10 besar Asia, serta tampil secara konsisten di putaran final Piala Dunia dan Piala Asia.
Menurut Erick, program naturalisasi yang dijalankan saat ini merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.
Baca Juga: Lampu Hijau, Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki mandat untuk mengambil langkah-langkah yang terkoordinasi dan terintegrasi guna meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia di tingkat regional maupun internasional.
Mitchel Lee Baker saat ini bermain untuk Georgetown University di kompetisi NCAA Amerika Serikat. Penyerang berusia 19 tahun itu memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya, Maureen Lee Baker. Kakeknya, Han Koen Lie, lahir di Yogyakarta, sedangkan neneknya, Li Nio The Lie, lahir di Semarang.
Sementara itu, Luke Anthony Vickery merupakan pemain sayap berusia 20 tahun yang memperkuat Macarthur FC di Liga Australia. Ia memiliki darah Indonesia dari sang ibu, Cherie Claudine Vickery, dengan nenek bernama Hetty Nanda yang lahir di Medan, Sumatera Utara.
Jika seluruh proses naturalisasi rampung, Mitchel Baker dan Luke Vickery berpeluang menjadi bagian dari generasi baru Timnas Indonesia dalam upaya meningkatkan daya saing di level Asia maupun dunia.
Berita Terkait
-
Lampu Hijau, Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
-
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masuk DPR, Timnas Indonesia Segera Dapat Amunisi Baru
-
PSSI Lanjutkan Naturalisasi Timnas Indonesia, Pemain Ini Diprediksi Datang!
-
Ranking FIFA Indonesia Naik 10 Tingkat ke Posisi 118 Dunia, Erick Thohir Langsung Beri Peringatan
-
John Herdman Tak Peduli Ranking FIFA, Lebih Bangga Lihat Kualitas Permainan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Fire Walk dalam OPK Didampingi Instruktur Kompeten
-
Hilangnya 'Bapak QRIS' Indonesia, Siapa Sosok yang Layak Gantikan Perry Warijoyo
-
Demam Spider-Man Kembali, Ada Perayaan Seru di Balik Film Barunya
-
Bukan yang Pertama, Pilot Malaysia Bawa 70 Ribu Ekstasi ke RI Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi
-
Polres Garut Sita Ribuan Butir Obat Keras Ilegal, Seorang Pria Asal Aceh Ditangkap
-
Dilimpahkan ke Pengadilan, Berkas Perkara Gus Yaqut Setinggi 1 Meter Dibawa Pakai Troli
-
Profil Bek Timor Leste yang Hantam Thom Haye, Punya Kesamaan dengan Mitchell Baker
-
Penyelundupan 2,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Kalsel Digulung Bea Cukai
-
Classic Vibes! 4 Padu Padan Dress ala Gawon MEOVV yang Menarik untuk Dicoba
-
Prabowo Sebut Arab Saudi hingga Mesir Ingin jadi Pemilik Senjata Nuklir, Ada Apa?