- Komisi X DPR RI menyetujui naturalisasi pesepak bola Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery pada Senin di Jakarta.
- Pemerintah diminta menerapkan kebijakan naturalisasi selektif, transparan, serta melakukan evaluasi berkala terhadap kontribusi pemain bagi prestasi sepak bola.
- Hasil persetujuan rapat kerja ini akan diteruskan ke rapat paripurna DPR RI sebelum melanjutkan tahapan proses kewarganegaraan berikutnya.
Suara.com - Komisi X DPR RI menyetujui permohonan naturalisasi dua pesepak bola keturunan, Mitchell Baker dan Luke Vickery, untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Persetujuan tersebut diberikan dalam rapat kerja bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, di Jakarta, Senin.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mengatakan keputusan tersebut telah disepakati oleh seluruh anggota komisi.
"Komisi X DPR RI memutuskan menyetujui rekomendasi pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia atas nama Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery," kata Lalu Hadrian Irfani.
Meski menyetujui proses naturalisasi, Komisi X memberikan sejumlah catatan penting. Salah satunya, kebijakan naturalisasi atlet harus dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kebutuhan strategis tim nasional, komitmen pemain, serta keberlanjutan program pembinaan sepak bola nasional.
Komisi X juga menekankan pentingnya kriteria yang jelas dan transparan dalam proses naturalisasi, termasuk dukungan terhadap regenerasi pemain serta evaluasi yang dilakukan secara berkala.
Selain itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama PSSI diminta untuk menyampaikan laporan rutin mengenai perkembangan program naturalisasi, kontribusi para pemain yang telah dinaturalisasi, serta dampaknya terhadap peningkatan prestasi sepak bola Indonesia.
Hasil rapat kerja tersebut selanjutnya akan dibawa ke rapat paripurna DPR RI untuk mendapatkan persetujuan sebelum proses naturalisasi berlanjut ke tahapan berikutnya.
Mitchell Lee Baker saat ini bermain untuk Georgetown University di kompetisi NCAA Amerika Serikat. Penyerang berusia 19 tahun itu memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya, Maureen Lee Baker. Kakeknya, Han Koen Lie, lahir di Yogyakarta, sementara neneknya, Li Nio The Lie, lahir di Semarang, Jawa Tengah.
Sementara itu, Luke Anthony Vickery merupakan pemain sayap berusia 20 tahun yang memperkuat Macarthur FC di kompetisi kasta tertinggi Australia. Ia memiliki darah Indonesia dari sang ibu, Cherie Claudine Vickery. Nenek Luke, Hetty Nanda, diketahui lahir di Medan, Sumatera Utara.
Baca Juga: Kisah Haru di Balik Air Mata Vozinha, Kiper Cape Verde Peraih Man of the Match Kontra Spanyol
Jika seluruh proses berjalan lancar, Mitchell Baker dan Luke Vickery akan menjadi tambahan amunisi bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi berbagai agenda internasional pada masa mendatang.
(Antara)
Berita Terkait
-
Kisah Haru di Balik Air Mata Vozinha, Kiper Cape Verde Peraih Man of the Match Kontra Spanyol
-
Real Madrid Resmi Datangkan Marc Cucurella dari Chelsea, Dikontrak 6 Tahun
-
Luis de la Fuente Kecewa Spanyol Gagal Menang atas Tanjung Verde
-
Rodri Soroti Finishing Spanyol Usai Ditahan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
-
Bersinar di Laga Spanyol Vs Cape Verde, Vozinha Ternyata Eks Rekan Setim Witan Sulaeman
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Kisah Haru di Balik Air Mata Vozinha, Kiper Cape Verde Peraih Man of the Match Kontra Spanyol
-
Real Madrid Resmi Datangkan Marc Cucurella dari Chelsea, Dikontrak 6 Tahun
-
Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026/2027
-
Atalanta Resmi Tunjuk Maurizio Sarri sebagai Pelatih Baru
-
Luis de la Fuente Kecewa Spanyol Gagal Menang atas Tanjung Verde
-
Rodri Soroti Finishing Spanyol Usai Ditahan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
-
Jadi Rival Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Vietnam Tambah 3 Pemain Naturalisasi
-
Bersinar di Laga Spanyol Vs Cape Verde, Vozinha Ternyata Eks Rekan Setim Witan Sulaeman
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih