- Timnas Yordania akan melakoni debut Piala Dunia 2026 melawan Austria di Stadion Levi's pada Rabu, 17 Juni 2026.
- Yordania lolos ke putaran final setelah finis sebagai peringkat kedua Grup B pada Kualifikasi Piala Dunia zona Asia.
- Skuad Al-Nashama tetap percaya diri menghadapi Grup J meski memiliki catatan hasil kurang memuaskan selama laga uji coba.
Suara.com - Sejarah baru siap diukir oleh Timnas Yordania saat melakoni laga debut perdana mereka di pentas Piala Dunia 2026.
Skuad berjuluk Al-Nashama tersebut dipastikan akan memulai perjuangannya di babak penyisihan Grup J dengan menantang kekuatan Austria di Stadion Levi's pada Rabu (17/6/2026) pukul 11.00 WIB.
Alih-alih dilanda kecemasan atau demam panggung sebagai tim debutan, jajaran pemain Yordania justru mengaku sangat bangga dan siap tampil tanpa beban.
Langkah bersejarah Yordania untuk menembus putaran final turnamen sepak bola terakbar di dunia ini dilalui lewat perjuangan yang sangat luar biasa.
Mereka berhasil mengamankan tiket kelolosan otomatis setelah finis di peringkat kedua klasemen akhir Grup B pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia guna mendampingi raksasa Korea Selatan.
Berdasarkan hasil pembagian grup, tim debutan ini langsung dihadapkan pada persaingan ketat di Grup J bersama raksasa Argentina, Aljazair, serta lawan mereka hari ini, Austria.
Menjelang sepak mula laga bersejarah kontra Austria, kapten utama Yordania, Ehsan Haddad menegaskan bahwa tidak ada ketakutan atau tekanan psikologis yang menggelayuti pikiran rekan-rekan setimnya.
Baginya berdiri di panggung Piala Dunia merupakan perwujudan dari mimpi terbesar yang menjadi nyata.
"Kami berpartisipasi untuk pertama kalinya dalam sejarah kami. Ini adalah sumber kebanggaan yang sangat besar bagi kami," ucap Haddad dikutip dari Reuters
Baca Juga: Lionel Messi Starter, Argentina Turunkan Kekuatan Terbaik Lawan Aljazair
"Ini adalah sebuah kebanggaan, alih-alih tekanan. Berada di sini adalah sebuah impian," sambungnya.
Ia juga menambahkan bahwa kesiapan mental para pemain telah teruji lewat berbagai situasi krusial selama kualifikasi.
"Kami memiliki rasa percaya diri. Tekanan yang biasa kami rasakan telah membawa kami sampai ke sini. Jadi, mari kita lihat ke mana hal ini akan membawa kami," ujar kapten Yordania.
Kendati mengusung rasa percaya diri yang tinggi, persiapan taktis Yordania menjelang putaran final sebenarnya diwarnai dengan catatan hasil yang kurang meyakinkan.
Sepanjang rangkaian laga uji coba pemanasan beberapa waktu lalu, Al-Nashama gagal memetik satu pun kemenangan dengan membukukan dua hasil imbang saat bersua Kosta Rika dan Nigeria, serta dipaksa menelan kekalahan dari Swiss dan Kolombia.
Namun, catatan minor di laga persahabatan tersebut dipastikan tidak akan melunturkan motivasi spartan mereka untuk mencetak kejutan besar saat menantang Austria.
Berita Terkait
-
Kylian Mbappe: Kalau Mau Bungkam Semua Kritikus, Saya Harus Main Sampai Umur 80 Tahun
-
Kalah dari Prancis, Edouard Mendy Sesalkan Senegal yang Gagal Tingkatkan Level Permainan
-
Son Heung-min Jadi Korban Ejekan, Timnas Korea Selatan Boikot Media di Piala Dunia 2026
-
Cristiano Ronaldo Jelang Laga Pertama Portugal di Piala Dunia 2026: Saatnya Berikan Segalanya
-
Didier Deschamps Ungkap Kunci Kemenangan Prancis atas Senegal, Perubahan Posisi Jadi Penentu
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Kenapa Sabun Mandi Tidak Boleh untuk Wajah? Ini Alasan Pentingnya
-
Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan
-
Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kabinet Bayangan: Dana MBG di Pos Pendidikan Korbankan Nasib Guru dan Sekolah
-
5 Low pH Cleanser Lokal yang Aman untuk Kulit Sensitif, Cuma Rp30 Ribuan!
-
Cushion Skintific Paling Bagus yang Mana? Ini Perbedaan Kemasan Biru, Pink, Hijau, dan Gold
-
Menemukan Ruang Sunyi dalam Selamat Menunaikan Puisi Karya Joko Pinurbo