Bola / BolaTaiment
Rabu, 17 Juni 2026 | 15:32 WIB
Fenomena mencolok terjadi di Piala Dunia 2026, di mana mayoritas pemain terlihat mengenakan sepatu sepak bola berwarna pink. [tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Merek olahraga besar meluncurkan koleksi sepatu berwarna pink secara serentak pada Piala Dunia 2026 sebagai strategi pemasaran.
  • Warna mencolok tersebut meningkatkan visibilitas pemain di lapangan bagi penonton stadion maupun siaran televisi secara global.
  • Strategi pemasaran ini berhasil mendorong lonjakan penjualan produk ritel sepatu sepak bola kepada para penggemar muda.

Suara.com - Fenomena mencolok terjadi di Piala Dunia 2026, di mana mayoritas pemain terlihat mengenakan sepatu sepak bola berwarna pink.

Apakah itu satu kebetulan belaka atau startegi marketing dari brand sepatu sepak bola dunia?

Tren ini bukan kebetulan, melainkan hasil strategi dari sejumlah merek besar yang merilis koleksi dengan warna serupa secara bersamaan.

Dilansir dari O Globo, perusahaan seperti Nike, Adidas, Puma, dan New Balance kompak menghadirkan lini produk bernuansa pink untuk Piala Dunia 2026.

Meski dikembangkan dengan pendekatan berbeda, hasilnya menciptakan tren global yang mendominasi lapangan.

Fenomena ini dikenal dalam industri sebagai commodity kreatif, yakni ketika produk dari berbagai merek kehilangan keunikan dan cenderung mengikuti pola yang sama.

Fenomena mencolok terjadi di Piala Dunia 2026, di mana mayoritas pemain terlihat mengenakan sepatu sepak bola berwarna pink. [tangkap layar X]

Strategi ini justru efektif dalam menciptakan dampak pasar yang besar.

Secara visual, warna pink memberikan keunggulan tersendiri di atas lapangan hijau.

Sepatu dengan warna mencolok ini lebih mudah terlihat, baik oleh penonton di stadion maupun melalui siaran televisi.

Baca Juga: Hattrick di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Ungkap Alami Masalah Pelik di Luar Sepak Bola

Dampaknya langsung terasa di sektor ritel, dengan lonjakan penjualan sepatu sepak bola sejak turnamen dimulai.

Banyak konsumen, terutama anak muda, tertarik mengikuti tren yang dipopulerkan para pemain bintang dunia.

Seorang pembeli di Rio de Janeiro, Leandro de Souza, mengaku mencari sepatu serupa untuk anaknya setelah melihat tren tersebut di televisi.

Fenomena ini menunjukkan kuatnya pengaruh visual dan eksposur pemain terhadap perilaku konsumen.

Dengan kombinasi strategi pemasaran, visibilitas tinggi, dan efek psikologis warna, sepatu pink kini menjadi simbol baru di Piala Dunia 2026.

Load More