- Kanada menang telak 6-0 atas Qatar dalam laga Grup B Piala Dunia 2026 pada Jumat, 19 Juni 2026.
- Gelandang Kanada, Ismael Kone, mengalami cedera patah kaki akibat tekel keras pemain Qatar, Assim Madibo, saat pertandingan berlangsung.
- Ismael Kone merupakan rekan setim bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang bermain bersama di klub Italia, Sassuolo.
Suara.com - Pesta gol kemenangan telak yang diraih oleh Kanada pada laga kedua penyisihan Grup B Piala Dunia 2026 harus dibayar dengan harga yang teramat mahal.
Les Rouges secara luar biasa sukses menggilas Qatar dengan skor mencolok 6-0 pada pertandingan yang berlangsung Jumat (19/6/2026) pagi WIB.
Sayangnya kemenangan fantastis tersebut menyisakan duka mendalam bagi publik Kanada setelah salah satu pilar lini tengah andalan mereka, Ismael Kone menderita cedera patah kaki di tengah pertandingan.
Tragedi memilukan tersebut bermula saat pertandingan memasuki babak kedua, tepatnya menit ke-53 di mana Kone sedang menguasai bola di sektor tengah lapangan.
Secara tidak terduga, gelandang Qatar, Assim Madibo datang melayangkan tekel dari arah belakang demi merebut bola.
Benturan yang teramat keras itu langsung membuat Kone tersungkur di lapangan hijau sembari mengerang kesakitan.
Melalui tayangan ulang lambat di layar televisi, terlihat jelas tulang kaki sang gelandang mengalami patah parah akibat tekel fatal tersebut.
Tim medis pun dengan sigap langsung berlari ke tengah lapangan guna memberikan perawatan darurat kritis sebelum akhirnya menandu sang pemain keluar lapangan.
Beruntung ia masih dalam kondisi sadar dan sempat memberikan tanda jempol kepada para penonton saat digotong keluar oleh tim medis.
Baca Juga: Keluarga Lionel Messi Ungkap Kondisi Kesehatan Sang Ayah, Minta Privasi Dihormati
Di sisi lain, Madibo yang melakukan tekel sembrono tersebut tampak sangat terpukul dan syok di lapangan setelah menyadari tindakannya berujung cedera fatal bagi lawan.
Menariknya bagi para pencinta sepak bola tanah air, sosok Ismael Kone bukanlah nama yang asing.
Gelandang berbakat ini merupakan rekan satu tim dari bek andalan sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes di klub kasta tertinggi Liga Italia, Sassuolo.
Kolaborasi taktis keduanya di lini belakang dan tengah Sassuolo terbukti berjalan sangat padu sepanjang musim lalu.
Kone mencatatkan musim kompetisi yang sangat impresif bersama I Neroverdi di kancah Serie A Italia musim lalu dengan dipercaya tampil dalam 36 pertandingan resmi serta menyumbangkan kontribusi mentereng berupa enam gol.
Berdasarkan himpunan data statistik dari Transfermarkt, kebersamaan taktis antara Ismael Kone dan Jay Idzes di atas lapangan hijau telah terjalin dengan sangat erat, di mana kedua pemain andalan ini tercatat telah bermain bersama dalam 32 pertandingan kompetitif bersama Sassuolo.
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026: Pemain Kanada Alami Cedera Horor Usai Dapat Tekel Sembrono Gelandang Qatar
-
Republik Ceko Ditahan Afrika Selatan 1-1, Persaingan Grup A Piala Dunia 2026 Makin Ketat
-
Thomas Tuchel Ungkap Kekurangan Inggris Usai Hajar Kroasia, Soroti Masalah Mentalitas
-
Kiper Tanjung Verde Bahagia Sang Ibu Akhirnya Dapat Visa AS, Bisa Saksikan Langsung Piala Dunia
-
Jadi Andalan Chelsea, Marc Cucurella Ungkap Alasan Gabung Real Madrid
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
-
Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam
-
Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara