- Timnas Kanada menang telak 6-0 atas Qatar di BC Place, Vancouver, pada Kamis (18/6) dalam ajang Piala Dunia 2026.
- Kemenangan tersebut memecahkan rekor gol terbanyak tim Concacaf dalam satu pertandingan Piala Dunia sepanjang sejarah kompetisi internasional.
- Striker Jonathan David mencetak hat-trick gemilang, sementara Qatar mencatat sejarah buruk sebagai tim AFC dengan dua kartu merah.
Suara.com - Timnas Kanada yang fondasinya pernah dibangun oleh pelatih John Herdman sukses menciptakan sejarah setelah membantai Timnas Qatar dengan skor telak 6-0 pada ajang Piala Dunia 2026.
Kemenangan meyakinkan yang diraih di BC Place, Vancouver, Kamis (18/6) waktu setempat itu menjadi bukti bahwa Kanada kini telah berkembang menjadi salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di panggung sepak bola dunia.
Selain pesta gol, laga tersebut juga menghadirkan sejumlah fakta menarik dan rekor baru yang tercipta setelah wakil Asia itu tak berdaya menghadapi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026.
Dominasi Kanada dan Rekor Bersejarah
Berdasarkan data Opta, kemenangan 6-0 atas Qatar menjadikan Kanada sebagai tim Concacaf dengan jumlah gol terbanyak dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Catatan tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Meksiko pada edisi 1970 dan Amerika Serikat pada turnamen tahun ini, yang sama-sama mencetak empat gol dalam satu laga.
Tak hanya itu, Kanada juga menjadi negara di luar Eropa dan Amerika Selatan dengan jumlah gol terbanyak dalam satu pertandingan sepanjang sejarah Piala Dunia.
Jonathan David Bersinar dengan Hat-trick
Sosok utama di balik kemenangan besar Kanada adalah Jonathan David. Striker yang kini memperkuat Juventus itu tampil gemilang dengan mencetak hat-trick di depan pendukung sendiri.
Baca Juga: Keluarga Lionel Messi Ungkap Kondisi Kesehatan Sang Ayah, Minta Privasi Dihormati
Pencapaian tersebut membuat David menjadi pemain kedua dari zona Concacaf yang mampu mencetak hat-trick di Piala Dunia setelah Bert Patenaude dari Amerika Serikat pada edisi 1930.
Selain itu, David juga mengakhiri penantian panjang Juventus. Ia menjadi pemain pertama Juventus yang mencetak hat-trick di Piala Dunia sejak Paolo Rossi melakukannya untuk Italia saat menghadapi Brasil pada edisi 1982.
Qatar Dihantam Kartu Merah
Kekalahan telak Qatar semakin diperburuk oleh buruknya disiplin para pemain mereka. Tim yang pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 itu tercatat sebagai tim AFC pertama yang menerima dua kartu merah langsung dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Dua kartu merah tersebut turut menambah jumlah kartu merah yang telah keluar sepanjang turnamen menjadi enam kartu. Angka itu menjadi yang tertinggi pada fase awal Piala Dunia sejak edisi 2014.
Gol Indah Nathan Saliba
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026: Pemain Kanada Alami Cedera Horor Usai Dapat Tekel Sembrono Gelandang Qatar
-
Republik Ceko Ditahan Afrika Selatan 1-1, Persaingan Grup A Piala Dunia 2026 Makin Ketat
-
Thomas Tuchel Ungkap Kekurangan Inggris Usai Hajar Kroasia, Soroti Masalah Mentalitas
-
Kiper Tanjung Verde Bahagia Sang Ibu Akhirnya Dapat Visa AS, Bisa Saksikan Langsung Piala Dunia
-
Jadi Andalan Chelsea, Marc Cucurella Ungkap Alasan Gabung Real Madrid
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH