- Jerman akan menghadapi Pantai Gading pada laga Grup E Piala Dunia 2026 di Toronto Stadium, Minggu (21/6/2026).
- Kemenangan akan memastikan Jerman sebagai juara grup, sementara Pantai Gading berupaya mencatatkan sejarah lolos fase gugur.
- Pertandingan ini mempertemukan produktivitas serangan Jerman melawan solidnya lini pertahanan Pantai Gading di kompetisi Piala Dunia.
Kedua tim baru sekali bertemu dalam pertandingan internasional.
Total pertemuan: 1
Jerman menang: 0
Pantai Gading menang: 0
Imbang: 1
Pertemuan terakhir:
19 November 2009: Jerman 2-2 Pantai Gading (Persahabatan)
Fakta Menarik
- Jerman mencetak tujuh gol saat menghadapi Curacao, salah satu kemenangan terbesar mereka dalam sejarah Piala Dunia.
Die Mannschaft belum mencatat clean sheet dalam tujuh pertandingan terakhir mereka di ajang Piala Dunia. - Pantai Gading hanya kebobolan satu gol dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Manuel Neuer menjadi pemain tertua Jerman yang tampil di Piala Dunia pada usia 40 tahun.
Prediksi Susunan Pemain
- Jerman (4-2-3-1): Manuel Neuer; Joshua Kimmich, Jonathan Tah, Nico Schlotterbeck, David Raum; Leon Goretzka, Aleksandar Pavlovic; Leroy Sane, Jamal Musiala, Florian Wirtz; Kai Havertz. Pelatih: Julian Nagelsmann.
- Pantai Gading (4-2-3-1): Yahia Fofana; Guela Doue, Odilon Kossounou, Ousmane Diomande, Ghislain Konan; Franck Kessie, Ibrahim Sangare; Amad Diallo, Bazoumana Toure, Yan Diomande; Ange-Yoan Bonny. Pelatih: Emerse Fae.
Prediksi Skor: Jerman 3-1 Pantai Gading
Pantai Gading diperkirakan mampu memberikan perlawanan melalui serangan balik cepat yang dimotori Amad Diallo. Namun, kualitas lini tengah Jerman yang dihuni Jamal Musiala, Florian Wirtz, dan Leon Goretzka berpotensi menjadi pembeda dalam pertandingan ini.
Selain memiliki produktivitas gol yang tinggi, Jerman juga unggul dari segi kedalaman skuad dan pengalaman bermain di level tertinggi. Faktor tersebut membuat Die Mannschaft lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan sekaligus mengamankan posisi juara Grup E.
Baca Juga: Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
Mulut Pedas Zlatan Ibrahimovic Bikin Thierry Henry Melongo saat Siaran Piala Dunia 2026
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Jujur, Apakah Piala Dunia Benar-Benar Bikin Gen Z Jadi Kurang Produktif?
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan