- Jerman menelan kekalahan 1-2 dari Ekuador pada laga penutup Grup E Piala Dunia 2026 di New York.
- Kapten Joshua Kimmich mengakui timnya kehilangan kendali permainan dan terlalu sering membiarkan lawan mendominasi setelah unggul.
- Meskipun kalah, Jerman tetap lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup E berkat keunggulan selisih gol.
Suara.com - Kapten Timnas Jerman, Joshua Kimmich, memberikan penilaian jujur setelah timnya takluk 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026.
Meski berstatus sebagai salah satu unggulan turnamen, Kimmich mengakui Die Mannschaft memang pantas menelan kekalahan karena gagal menjaga kontrol permainan setelah unggul cepat di awal laga.
Menurutnya, Jerman terlalu mudah kehilangan bola sehingga memberi kesempatan kepada Ekuador untuk berkembang dan mendominasi pertandingan.
"Kami memulai pertandingan dengan baik, tetapi kemudian terlalu mudah kehilangan bola dan terus mengundang mereka menyerang," ujar Kimmich, dikutip dari ARD, Jumat (26/6/2026).
Jerman Kehilangan Kendali Permainan
Jerman sebenarnya tampil meyakinkan pada awal pertandingan di New York New Jersey Stadium. Leroy Sane berhasil membuka keunggulan saat laga baru berjalan dua menit.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Ekuador mampu menyamakan kedudukan melalui Nilson Angulo pada menit kesembilan setelah memanfaatkan menurunnya intensitas permainan Jerman.
Kimmich menilai timnya gagal mengendalikan jalannya pertandingan dan membiarkan lawan terus menekan.
"Kami membuat segalanya menjadi mudah bagi mereka dan membiarkan mereka berkembang dalam pertandingan. Di babak kedua, kekalahan ini memang pantas kami terima," tegasnya.
Baca Juga: Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
Petaka bagi Jerman datang pada menit ke-77 ketika Gonzalo Plata mencetak gol kemenangan Ekuador. Hasil tersebut menjadi kekalahan pertama skuad asuhan Julian Nagelsmann di Piala Dunia 2026.
Denis Undav Kritik Ketajaman Serangan
Penyerang Jerman, Denis Undav, juga mengakui Ekuador tampil lebih baik sepanjang pertandingan.
Menurut Undav, lawan menunjukkan agresivitas dan efektivitas yang lebih tinggi saat memanfaatkan peluang.
"Ekuador bermain lebih agresif dan lebih tajam dibanding kami. Itu sesuatu yang harus kami pelajari dan ambil hikmahnya," kata Undav.
Ia juga menyoroti kurangnya ancaman yang mampu diciptakan Jerman sepanjang babak kedua.
Berita Terkait
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Kolombia vs Portugal: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
-
3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara