- Kylian Mbappe menyerahkan ban kapten kepada wasit Michael Oliver saat digantikan Jean-Philippe Mateta pada laga Prancis melawan Norwegia.
- Tindakan tersebut dilakukan demi menghindari hukuman kartu kuning akibat aturan baru IFAB terkait durasi pergantian pemain Piala Dunia.
- Prancis memenangkan pertandingan 4-1 berkat hat-trick Ousmane Dembele dan memastikan diri sebagai juara Grup I dengan rekor sempurna.
Suara.com - Aksi tak biasa dilakukan Kylian Mbappé saat Prancis mengalahkan Norwegia 4-1 di Piala Dunia 2026.
Saat ditarik keluar lapangan, penyerang Real Madrid itu justru menyerahkan ban kapten kepada wasit, bukan langsung ke rekan setimnya.
Momen tersebut terjadi ketika Mbappe digantikan oleh Jean-Philippe Mateta.
Kylian Mbappe menghampiri wasit asal Inggris, Michael Oliver, dan meminta agar ban kapten diberikan kepada Aurélien Tchouameni yang ditunjuk sebagai kapten berikutnya.
Keputusan Mbappe bukan tanpa alasan.
Mbappe menghindari risiko terkena kartu kuning akibat aturan baru yang diterapkan di Piala Dunia 2026 terkait pergantian pemain.
Dalam regulasi terbaru, pemain yang membutuhkan waktu lebih dari 10 detik untuk meninggalkan lapangan bisa langsung diberi kartu kuning.
Bahkan, timnya juga harus bermain dengan 10 pemain selama satu menit sebagai hukuman tambahan.
Aturan ini merupakan bagian dari kebijakan yang disahkan International Football Association Board (IFAB) pada Februari lalu.
Baca Juga: Iran di Ujung Tanduk! Ini Skenario Team Melli Lolos atau Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Tujuannya jelas, yakni mencegah praktik mengulur waktu saat tim sedang unggul.
Selain itu, pemain juga dibatasi hanya 5 detik untuk melakukan lemparan ke dalam atau tendangan gawang.
Sementara pemain yang mendapat perawatan medis wajib berada di luar lapangan selama satu menit.
Di luar insiden tersebut, Prancis tampil dominan atas Norwegia.
Ousmane Dembele menjadi bintang dengan mencetak hat-trick cepat di babak pertama, memastikan Les Bleus finis sebagai juara Grup I dengan rekor sempurna.
Norwegia tetap lolos sebagai runner-up, sementara Senegal yang menang 5-0 atas Irak gagal mengejar posisi mereka.
Berita Terkait
-
Iran di Ujung Tanduk! Ini Skenario Team Melli Lolos atau Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Rudi Garcia Puji Peran Pemain Senior Usai Belgia Tekuk Selandia Baru 5-1
-
Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air
-
Misi Mustahil: Saat Negara Kecil Berpenduduk 500 Ribu Jiwa Siap Guncang Argentina di Piala Dunia
-
Comeback Sensasional Afrika Selatan: Resmi Lolos 32 Besar Pertama Kalinya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar