- Timnas Prancis akan menghadapi Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026).
- Bek Prancis Ibrahima Konate menegaskan timnya percaya diri dan tidak gentar menghadapi Spanyol meskipun lawan memiliki catatan performa impresif.
- Kemenangan dalam laga ini akan membawa Prancis menuju final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut sejak 2018.
Suara.com - Bek Timnas Prancis, Ibrahima Konate, menegaskan Les Bleus tidak gentar menghadapi Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026) WIB.
Meski mengakui kualitas lawan yang tampil impresif sepanjang turnamen, Konate memastikan timnya tetap percaya diri.
"Anda tidak boleh takut kepada siapa pun. Sekarang kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berharap hasil akhirnya akan menguntungkan kami," ujar Konate, dikutip dari Diario AS, Senin (13/7/2026).
Pernyataan Konate menjadi respons atas komentar bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, yang lebih dulu menegaskan La Furia Roja tidak gentar menghadapi Prancis.
"Kami telah mengalahkan Prancis dalam dua pertandingan terakhir. Bila Prancis harus takut kepada satu tim, itu adalah kami. Kita lihat saja apa yang akan terjadi, tetapi kami tidak takut," kata Yamal.
Spanyol menatap laga semifinal dengan catatan impresif. Tim asuhan Luis de la Fuente belum terkalahkan dalam 36 pertandingan beruntun dan hanya kebobolan satu gol dalam enam pertandingan di Piala Dunia 2026.
Selain itu, La Furia Roja juga memenangi dua pertemuan terakhir melawan Prancis.
Meski demikian, Konate menilai kekuatan Spanyol tidak hanya bertumpu pada Yamal sehingga Prancis tidak akan memberikan perhatian khusus kepada satu pemain.
"Spanyol adalah tim yang istimewa, dengan banyak individu berkualitas. Kami tidak akan fokus hanya kepada satu pemain, meski Lamine adalah pemain hebat," ujar bek yang baru bergabung dengan Real Madrid itu.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Perjuangan Swiss yang Dikhianati Pemainnya Sendiri
Bek Prancis lainnya, Maxence Lacroix, juga menegaskan timnya menghormati kualitas Spanyol, tetapi tetap optimistis mampu mengamankan tiket ke final.
"Saya tidak akan mengatakan 'takut', tetapi kami sadar akan kualitas mereka. Mereka memenangi semua pertandingan, kecuali saat bermain imbang 0-0 melawan Tanjung Verde. Kami menghormati mereka karena memiliki pemain-pemain berkualitas tinggi, tetapi kami ingin menang," kata Lacroix.
Jika mampu menyingkirkan Spanyol, Prancis akan mencapai final Piala Dunia untuk ketiga edisi secara beruntun setelah menjadi juara pada 2018 dan finis sebagai runner-up pada 2022.
Sebelumnya, hanya Jerman Barat (1982, 1986, 1990) dan Brasil (1994, 1998, 2002) yang berhasil menorehkan pencapaian serupa.
Pemenang laga Prancis kontra Spanyol akan menghadapi pemenang semifinal lainnya yang mempertemukan Inggris dengan juara bertahan Argentina.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Demo DPR Memanas, Simak Penyesuaian 21 Rute Transjakarta Malam Ini
-
Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah, Penggeledahan Emas dan Uang Dinyatakan Sah
-
Update KRL Malam Ini: Rute Rangkasbitung Direkayasa Akibat Massa Aksi DPR di Jalur Rel
-
6 Sunscreen Indomaret untuk Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah sesuai Review
-
Siapa Owner Vindes Corp Sekarang? Desta Resmi Umumkan Mundur
-
Surat Al Kahfi Ayat 1-10 Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya: Simak Waktu Terbaik Membacanya
-
Anime A Pen, Handcuffs, and a Common-Law Marriage Resmi Tayang Januari 2027
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Desil Bansos Bikin Gaduh, 81 Tahun Merdeka tapi Data Kemiskinan Masih Kacau
-
Pidato Prabowo di Muktamar NU: Percaya Saya, Indonesia akan Bangkit Tak Ada yang Bisa Bendung