Bola / Bola Dunia
Senin, 13 Juli 2026 | 12:12 WIB
Bek Timnas Prancis, Ibrahima Konate, menegaskan Les Bleus tidak gentar menghadapi Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026) WIB. [Thisisanfield]
Baca 10 detik
  • Timnas Prancis akan menghadapi Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026).
  • Bek Prancis Ibrahima Konate menegaskan timnya percaya diri dan tidak gentar menghadapi Spanyol meskipun lawan memiliki catatan performa impresif.
  • Kemenangan dalam laga ini akan membawa Prancis menuju final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut sejak 2018.

Suara.com - Bek Timnas Prancis, Ibrahima Konate, menegaskan Les Bleus tidak gentar menghadapi Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026) WIB.

Meski mengakui kualitas lawan yang tampil impresif sepanjang turnamen, Konate memastikan timnya tetap percaya diri.

"Anda tidak boleh takut kepada siapa pun. Sekarang kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berharap hasil akhirnya akan menguntungkan kami," ujar Konate, dikutip dari Diario AS, Senin (13/7/2026).

Pernyataan Konate menjadi respons atas komentar bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, yang lebih dulu menegaskan La Furia Roja tidak gentar menghadapi Prancis.

"Kami telah mengalahkan Prancis dalam dua pertandingan terakhir. Bila Prancis harus takut kepada satu tim, itu adalah kami. Kita lihat saja apa yang akan terjadi, tetapi kami tidak takut," kata Yamal.

Spanyol menatap laga semifinal dengan catatan impresif. Tim asuhan Luis de la Fuente belum terkalahkan dalam 36 pertandingan beruntun dan hanya kebobolan satu gol dalam enam pertandingan di Piala Dunia 2026.

Selain itu, La Furia Roja juga memenangi dua pertemuan terakhir melawan Prancis.

Meski demikian, Konate menilai kekuatan Spanyol tidak hanya bertumpu pada Yamal sehingga Prancis tidak akan memberikan perhatian khusus kepada satu pemain.

"Spanyol adalah tim yang istimewa, dengan banyak individu berkualitas. Kami tidak akan fokus hanya kepada satu pemain, meski Lamine adalah pemain hebat," ujar bek yang baru bergabung dengan Real Madrid itu.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Perjuangan Swiss yang Dikhianati Pemainnya Sendiri

Bek Prancis lainnya, Maxence Lacroix, juga menegaskan timnya menghormati kualitas Spanyol, tetapi tetap optimistis mampu mengamankan tiket ke final.

"Saya tidak akan mengatakan 'takut', tetapi kami sadar akan kualitas mereka. Mereka memenangi semua pertandingan, kecuali saat bermain imbang 0-0 melawan Tanjung Verde. Kami menghormati mereka karena memiliki pemain-pemain berkualitas tinggi, tetapi kami ingin menang," kata Lacroix.

Jika mampu menyingkirkan Spanyol, Prancis akan mencapai final Piala Dunia untuk ketiga edisi secara beruntun setelah menjadi juara pada 2018 dan finis sebagai runner-up pada 2022.

Sebelumnya, hanya Jerman Barat (1982, 1986, 1990) dan Brasil (1994, 1998, 2002) yang berhasil menorehkan pencapaian serupa.

Pemenang laga Prancis kontra Spanyol akan menghadapi pemenang semifinal lainnya yang mempertemukan Inggris dengan juara bertahan Argentina.

[ANTARA]

Load More