- Federasi Sepak Bola Senegal resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Pape Thiaw dan seluruh staf kepelatihannya.
- Keputusan tersebut diambil setelah Senegal tersingkir secara dramatis pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
- FSF melakukan pergantian pelatih sebagai langkah evaluasi demi meningkatkan daya saing tim nasional pada kompetisi mendatang.
Suara.com - Timnas Senegal resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Pape Thiaw setelah menjalani kampanye yang mengecewakan di Piala Dunia 2026.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Federasi Sepak Bola Senegal (FSF), yang juga memberhentikan seluruh jajaran staf kepelatihan Singa Teranga.
FSF menilai hasil yang diraih Senegal di Piala Dunia 2026 menjadi dasar perlunya evaluasi menyeluruh, termasuk pergantian pelatih.
"Keputusan telah diambil untuk mengakhiri hubungan profesional dengan pelatih tim nasional, Pape Thiaw, beserta staf kepelatihannya," tulis pernyataan resmi Federasi Sepak Bola Senegal (FSF).
Federasi menilai langkah tersebut diperlukan demi menjaga daya saing tim nasional pada turnamen-turnamen mendatang.
"Setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil-hasil olahraga dan prospek tim nasional, Komite Eksekutif FSF menilai langkah ini perlu diambil demi kepentingan terbaik sepak bola Senegal," lanjut pernyataan tersebut.
Kekalahan Dramatis dari Belgia Jadi Titik Balik
Pemecatan Pape Thiaw tak lepas dari kegagalan Senegal di babak 32 besar Piala Dunia 2026 saat menghadapi Belgia.
Perjalanan Singa Teranga di turnamen memang berjalan naik turun. Senegal menelan kekalahan dari Prancis dan Norwegia pada fase grup sebelum memastikan tiket ke fase gugur usai mengalahkan Irak.
Baca Juga: Semifinal Piala Dunia 2026: Barcelona Jadi Tim Penyumbang Pemain Terbanyak
Namun, langkah mereka terhenti secara dramatis di babak 32 besar. Senegal yang sempat unggul dua gol gagal mempertahankan keunggulan hingga Belgia memaksakan perpanjangan waktu sebelum menang 3-2.
Kegagalan menjaga keunggulan tersebut menjadi sorotan utama dalam evaluasi federasi.
Hasil itu juga membuat Senegal gagal mengulangi pencapaian terbaik mereka yang pernah menembus perempat final Piala Dunia 2002.
Warisan Pape Thiaw Bersama Singa Teranga
Ironisnya, saat Senegal mencatat sejarah pada Piala Dunia 2002, Pape Thiaw merupakan salah satu pemain yang memperkuat tim.
Thiaw ditunjuk sebagai pelatih kepala Senegal pada 2024 untuk menggantikan Aliou Cisse.
Berita Terkait
-
Cetak Brace, Jude Bellingham Bisa Kejar Rekor Messi?
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?
-
Duel Skuat Rp16 Triliun: Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Thomas Tuchel Yakin Mental Baja Inggris Mampu Tumbangkan Argentina
-
Inggris vs Argentina: Semifinal yang Lebih dari Sekadar Sepak Bola
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pelajar dan Mahasiswa Belum Melek Keuangan, Banyak Tak Punya Tabungan Bank
-
Diskon Grabcar dan Grabfood dari BRI, Klaim di Sini!
-
Ketua Umum PBNU dan Rais Aam Dilarang Rangkap Jabatan
-
Pemulihan Warga dan Anak-Anak Desa Adat Sade Jadi Perhatian Pascakebakaran
-
Ulasan Buku The Art of Stoicism: Seni Menjadi Diri yang Tenang di Masa Kini
-
Jangan Asal Ngomong! 6 Kata Kasar Bahasa Minang yang Perlu Diketahui
-
Sistem AHWA Disepakati, Ribuan Muktamirin Padati Pleno Penentuan PBNU
-
Kenali Sebelum Salah Ucap! 5 Kata Kasar dalam Bahasa Batak dan Artinya
-
Saat AI dan Teknologi Digital Bisa Membuka Akses Kesehatan hingga ke Pelosok Indonesia
-
Standar Rekrutmen Makin Tinggi, Mengapa Gaji Tak Ikut Mengimbangi?