- Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, mangkir dari latihan FC Twente akibat konflik administrasi perpanjangan kontrak otomatis klub.
- Pelatih John van den Brom menyatakan kekecewaan mendalam karena Hilgers tidak menunjukkan iktikad komunikasi dengan pihak klub.
- FC Twente menutup pintu bagi Hilgers sehingga ia tidak diharapkan kembali memperkuat skuad utama di masa depan.
Suara.com - Saga masa depan bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, bersama FC Twente memasuki babak baru yang penuh ketegangan setelah sang pemain memilih mangkir dari sesi latihan klub.
Pelatih FC Twente, John van den Brom, secara terbuka mengaku kecewa dengan sikap indisipliner bek tengah berusia 25 tahun tersebut.
Akar permasalahan ini diduga dipicu oleh masalah administrasi kontrak yang membuat rencana kepindahan sang pemain pada bursa transfer kali ini berantakan.
Berikut empat fakta terbaru di balik konflik yang memanas antara Mees Hilgers dan FC Twente:
1. Blunder Perpanjangan Kontrak Otomatis
Mengutip laporan media asal Belanda, Twenteinsite, masalah utama bermula dari persoalan administrasi kontrak Mees Hilgers.
Kontrak sang pemain sejatinya dijadwalkan kedaluwarsa pada bursa transfer musim panas tahun ini.
Namun, karena tidak ada langkah terminasi kontrak secara formal dari kedua belah pihak, masa baktinya disebut diperpanjang secara otomatis selama satu tahun.
Alhasil, Hilgers secara legal masih berstatus sebagai pemain FC Twente dan terikat kontrak dengan klub asal Enschede tersebut hingga musim panas tahun depan.
Baca Juga: Ditanya Gabung Persib Bandung, Joey Pelupessy Tak Membantah: Kita Lihat Saja
2. Mangkir dari Sesi Latihan Klub
Buntut persoalan kontrak tersebut, Mees Hilgers seharusnya tetap memenuhi panggilan untuk mengikuti agenda latihan pramusim FC Twente.
Namun, bek Timnas Indonesia itu justru tidak terlihat di markas latihan klub hingga saat ini.
Ironisnya, ia kedapatan menjaga kebugaran di lapangan lain bersama mantan pemain Manchester United, Donny van de Beek, dan Kian Fitz-Jim.
Sikap tersebut semakin memperkuat sinyal bahwa sang pemain sudah tidak memiliki niat untuk kembali membela FC Twente.
3. Kekecewaan Mendalam John van den Brom
Berita Terkait
-
MU Datangkan Pemain Indonesia Keturunan Jerman
-
Thom Haye Bertekad Akhiri Kutukan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Duet Maut Ole Romeny-Mohamed Ihattaren Diyakini Menggila di Fortuna Sittard
-
Alasan Timnas Indonesia akan Lolos ke Piala Dunia 2030 Menurut Pengamat
-
John Herdman Ungkap Target Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Jawabannya di Luar Dugaan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan