- Kiper Nadeo Argawinata menyatakan ambisi Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF 2026 demi mengakhiri penantian 30 tahun.
- Timnas Indonesia mempersiapkan diri melalui pemusatan latihan intensif di Bali di bawah arahan pelatih John Herdman.
- Indonesia akan menghadapi Kamboja pada laga pembuka Grup A di Stadion Pakansari, Senin (27/7) pukul 20.30 WIB.
Suara.com - Kiper timnas Indonesia Nadeo Argawinata menegaskan ambisi besar skuad Garuda untuk meraih gelar juara Piala AFF 2026.
Nadeo ingin mengakhiri penantian panjang selama 30 tahun tanpa trofi di ajang tersebut.
“Selama 30 tahun kita mengikuti Piala AFF belum pernah sekali pun menjadi juara. Pasti kita mau juara dan semoga itu bisa terjadi pada edisi kali ini,” ujar Nadeo dalam konferensi pers pralaga di Stadion Pakansari, Minggu.
Nadeo menyebut target tersebut tidak datang secara instan.
Timnas Indonesia tengah membangun fondasi kuat melalui pemusatan latihan bersama pelatih kepala John Herdman di Bali.
Fokus utama tim, kata dia, adalah memperkuat koneksi antarpemain serta hubungan antara pemain dan staf pelatih.
Hal ini dinilai penting untuk menciptakan permainan yang solid di turnamen.
“Kami fokus membangun koneksi antarpemain, antara pemain dengan pelatih dan semua yang ada di dalam tim. Fondasi sangat penting bagi tim nasional saat ini,” katanya.
Meski menargetkan hasil maksimal, Nadeo mengingatkan laga pembuka melawan Kamboja tidak akan mudah.
Baca Juga: Fokus Taktik dan Chemistry, John Herdman Optimistis Timnas Indonesia Gilas Kamboja
Nadeo memastikan seluruh pemain tetap menjaga fokus dan tidak meremehkan lawan.
“Kami tidak menganggap mereka tim yang mudah dikalahkan. Kami tetap fokus pada identitas permainan kami sendiri,” ujarnya.
Ia juga menegaskan persiapan tim berjalan sesuai rencana setelah menjalani latihan intensif di Bali.
Skuad Garuda disebut telah siap menghadapi pertandingan perdana.
Timnas Indonesia akan memulai laga di Grup A dengan menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7) pukul 20.30 WIB.
Kemenangan di laga pembuka menjadi kunci untuk membuka peluang lolos ke babak berikutnya. [Antara]
Berita Terkait
-
Fokus Taktik dan Chemistry, John Herdman Optimistis Timnas Indonesia Gilas Kamboja
-
Keputusan John Herdman Tak Panggil Ricky Kambuaya di Piala AFF 2026 Dipertanyakan
-
Bomber Liga AS Ingin Akhiri Kutukan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Legenda Timnas Indonesia Prediksi Dua Bintang Muda Ini Bakal Bersinar di Piala AFF 2026
-
Bambang Pamungkas Bela Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Inovasi Brownies Mocaf Belimbing, Angkat Potensi Lokal Hingga Naik Kelas Bersama BRI
-
Bank Mandiri Raih Laba Rp30,4 Triliun Berkat Pertumbuhan Kredit
-
Timnas Indonesia Era John Herdman Ingin Akhiri Puasa Gelar 30 Tahun di Piala AFF
-
Kenapa AC Inverter Tidak Dingin Jika Salah Ukuran PK?
-
Gabung Aprilia, Pecco Bagnaia Balas Dendam pada Marc Marquez dan Ducati?
-
Teror Spoiler di Era Streaming: Ketika Menonton Bukan Lagi Soal Menikmati Cerita
-
Fokus Taktik dan Chemistry, John Herdman Optimistis Timnas Indonesia Gilas Kamboja
-
Update Harga Mobil Listrik dan Hybrid Toyota Terbaru 2026, Cek di Sini!
-
Liga Aspal dan Mimpi Anak-anak di Tengah Kota Jakarta
-
Hijau di Iklan, Abu-Abu dalam Aksi: Bahaya Fenomena Greenwashing