- Kendal Tornado FC merekrut winger asal Jepang, Yushi Yamaya, untuk menghadapi kompetisi Championship 2026/2027.
- Yamaya memiliki pengalaman bermain di berbagai klub profesional, termasuk Yokohama F Marinos dan klub luar negeri lainnya.
- Kehadiran mantan juara J1 League tersebut diharapkan mampu memperkuat lini serang Kendal Tornado FC musim ini.
Suara.com - Kendal Tornado FC memperkenalkan pemain asing kedua yang direkrut untuk menghadapi kompetisi Championship 2026/2027.
Adalah winger asal Jepang, Yushi Yamaya resmi menjadi bagian dari tim Laskar Badai Pantura.
Lahir di Kanagawa 11 Juni 2000, Yamaya memiliki pengalaman bermain di sejumlah kompetisi di Jepang dan luar negeri. Mulai Yokohama F Marinos dan ikut membawa juara J1 League musim 2019.
Dia juga pernah membela Mito HollyHock, Kagoshima United FC, Yokohama FC, Geylang International (Singapura), Akademisk Boldklub (Denmark), dan FC Gifu pada 2025.
Bagi Yamaya, keputusan bergabung dengan Kendal Tornado FC tidak hanya tentang melanjutkan karier di Indonesia. Ia memiliki ambisi untuk bekerja keras bersama rekan-rekan setim demi mewujudkan target klub.
"Meskipun tim ini relatif muda namun lingkungannya sangat baik dan punya ambisi besar untuk berprestasi. Karena itu, saya memutuskan untuk bergabung dengan Kendal Tornado FC," kata dia, Senin (27/7/2026).
Pemain yang dapat beroperasi sebagai winger maupun penyerang tersebut juga memberikan penilaian positif terhadap perkembangan Kendal Tornado FC.
Menurut dia, klub memiliki sejumlah fasilitas yang menunjang kebutuhan pemain, mulai dari transportasi tim hingga pusat kebugaran dan fasilitas klub.
"Menurut saya, Kendal Tornado FC adalah klub yang sangat bagus karena fasilitas seperti bus, pusat kebugaran (gym) dan mes pemain yang semuanya tertata dengan baik," paparnya.
Baca Juga: Persis Solo Datangkan Terens Puhiri untuk Pegadaian Championship 2026/2027
Yamaya juga terkesan dengan atmosfer sepak bola di Indonesia. Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap sepak bola menjadi salah satu hal menarik yang membuat pengalaman bermain di Indonesia terasa berbeda.
"Saya pikir Indonesia adalah negara yang sangat baik dan masyarakatnya sangat bersemangat terhadap sepak bola. Saya ingin merasakan bermain di hadapan banyak orang," ujar Yamaya.
Kehadiran Yamaya diharapkan memberikan tambahan kekuatan bagi lini serang Kendal Tornado FC. Pengalamannya bermain di Jepang hingga luar negeri menjadi modal penting bagi klub dalam mempersiapkan diri menghadapi persaingan Championship 2026/2027.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya
-
DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Kasus Sutrimo Jadi Ujian Negara, Koalisi Sipil Desak Usut Tuntas Kaitan dengan Eks Jampidsus
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI