Bola / Bola Indonesia
Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB
Duel Persib vs Persija di Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (5/8/2026). (dok. Piala Presiden 2026)
Baca 10 detik
  • Panitia Piala Presiden 2026 menegaskan aturan masa rehat dan pergantian pemain telah disetujui AFC serta seluruh peserta.
  • Risha Adi Widjaya menyampaikan penjelasan tersebut dalam konferensi pers di Jakarta pada hari Rabu, 5 Agustus 2026.
  • Panitia memberikan kebebasan mengganti lebih dari 12 pemain guna mengurangi risiko kelelahan dan cedera akibat jadwal padat.

Suara.com - Panitia Pelaksana (Panpel) Piala Presiden 2026 memberikan penjelasan terkait aturan masa rehat selama 48 jam dan regulasi pergantian pemain yang diterapkan pada turnamen tersebut. Panpel menegaskan seluruh ketentuan telah memperoleh persetujuan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan juga disepakati seluruh peserta.

Penjelasan itu disampaikan oleh perwakilan Bidang Kompetisi Piala Presiden 2026, Risha Adi Widjaya, dalam konferensi pers Road to Final di Jakarta, Rabu (5/8/2026). Menurutnya, regulasi yang diterapkan bukan keputusan sepihak panitia.

Risha menjelaskan, dasar penyelenggaraan turnamen mengacu pada surat persetujuan resmi AFC bernomor AFC/IDN/T2/7612-2026 terkait pelaksanaan Piala President Elite 2026 yang berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026.

Dalam surat tersebut, AFC menyatakan tidak keberatan (no objection) terhadap jadwal maupun lokasi penyelenggaraan turnamen. Karena itu, panitia memastikan seluruh rangkaian kompetisi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami ingin menegaskan bahwa jadwal pertandingan, termasuk masa rehat 48 jam antarpertandingan, telah sesuai dengan persetujuan dan rekomendasi dari AFC terkait tanggal pelaksanaan turnamen," kata Risha menjelaskan.

"Sebagai kompetisi internasional tier 2, kami tunduk pada regulasi AFC, termasuk kewajiban pelaporan administratif maksimal 48 jam setelah pertandingan seperti yang tertuang dalam Pasal 13.2," ujar Risha Adi Widjaya.

Menurut Risha, aturan mengenai jadwal pertandingan maupun regulasi skuad telah disampaikan kepada seluruh klub sejak awal. Panitia mengedepankan transparansi agar tidak muncul perbedaan pemahaman menjelang babak semifinal.

Ia mengatakan seluruh pelatih dan manajer tim telah memperoleh penjelasan lengkap dalam Manager Competition Meeting sebelum babak semifinal digelar. Dengan demikian, seluruh peserta mengetahui dan menerima aturan yang berlaku.

"Pada saat Manager Competition Meeting menjelang babak semifinal, seluruh pelatih dan manajer tim peserta sudah kami infokan secara detail. Semua pihak yang terlibat telah duduk bersama dan menyepakati aturan main yang ada," tegasnya.

Baca Juga: Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026

Selain menjelaskan soal masa rehat, panitia juga memberikan kelonggaran terkait perubahan daftar pemain. Kebijakan tersebut diambil untuk membantu klub menjaga kondisi fisik pemain di tengah jadwal pertandingan yang padat.

Risha menyebut setiap tim diberikan keleluasaan melakukan rotasi pemain dalam jumlah yang lebih besar dibanding fase sebelumnya. Langkah itu diharapkan dapat mengurangi risiko kelelahan dan cedera.

"Kami sangat memahami kondisi fisik para pemain. Oleh karena itu, dalam meeting tersebut juga sudah ditegaskan bahwa kami memberikan kebebasan bagi tim peserta untuk mengganti hingga lebih dari 12 pemain dari babak penyisihan menuju babak semifinal."

"Fleksibilitas ini diberikan agar pelatih bisa merotasi skuadnya dengan maksimal di tengah masa rehat yang ada," pungkasnya.

Load More