Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:36 WIB
Pelatih Timnas Indonesia John Herdmanmemberikan arahan kepada anak didiknya saat melawan Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/mrh/wsj]
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia menghadapi laga penentu melawan Singapura di Stadion Jalan Besar pada Jumat, 7 Agustus 2026.
  • Pelatih John Herdman menyatakan Piala AFF 2026 adalah tahapan penting untuk mencapai target utama tampil di Piala Dunia 2030.
  • Ajang tersebut dimanfaatkan pelatih untuk menguji pemain domestik, membentuk karakter tim, serta memperkuat identitas taktis skuad Garuda.

Suara.com - Laga melawan Singapura menjadi penentuan bagi Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026.

Kemenangan menjadi harga mati jika skuad Garuda ingin memastikan langkah ke babak semifinal.

Namun, apa pun hasil yang diraih di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), pelatih John Herdman meminta publik melihat perjalanan Timnas Indonesia dari sudut pandang yang lebih luas.

Baginya, Piala AFF 2026 bukan garis akhir, melainkan bagian dari proyek besar yang sedang dibangun.

Sejak menerima tugas sebagai pelatih Timnas Indonesia, Herdman menegaskan target utamanya tidak pernah berubah.

Pesepak bola Timnas Indonesia Thom Haye (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Vietnam Nguyen Hai Long (kanan) pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/mrh/wsj]

Ambisi terbesar yang ingin diwujudkannya adalah membawa Indonesia tampil di putaran final Piala Dunia 2030.

Karena itu, Piala AFF 2026 dipandang sebagai salah satu tahapan penting dalam proses pembentukan tim.

Turnamen ini menjadi kesempatan untuk mengukur kesiapan skuad sebelum menghadapi agenda yang lebih besar dalam beberapa tahun ke depan.

“Ya, maksud saya, jika dilihat dari sudut pandang pelatih, Piala Dunia 2030 adalah tujuan utama bagi Indonesia. Jika kita menelusurinya mundur dari titik itu, maka ada Piala Asia 2027, kami juga akan menghadapi turnamen FIFA ASEAN Cup dan AFF ini,” ujar Herdman kepada awak media.

Baca Juga: Putra Legenda Singapura Kirim Sinyal Bahaya untuk Timnas Indonesia Jelang Duel Penentuan

Pelatih asal Inggris tersebut menilai setiap turnamen memiliki nilai yang berbeda dibandingkan pertandingan persahabatan.

Menurutnya, atmosfer kompetisi resmi menjadi pengalaman penting untuk membentuk mental dan karakter pemain.

John Herdman menyebut skuad Garuda harus memahami bagaimana menghadapi tekanan selama turnamen berlangsung.

Pengalaman seperti itu diyakini akan sangat berguna ketika Indonesia tampil di level yang lebih tinggi.

“Jadi, semua langkah ini membantu kami membangun pemahaman tentang sepak bola turnamen. Sepak bola turnamen sangat berbeda dengan sekadar tampil di laga persahabatan FIFA. Kami harus mempelajari seluk-beluk turnamen jauh-jauh hari,” jelas dia.

Selain mengejar hasil, Piala AFF 2026 juga dimanfaatkan Herdman untuk mengevaluasi pemain-pemain yang berkarier di kompetisi domestik.

Load More