Bola / Bola Indonesia
Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:34 WIB
Arsip - Momen The Jakmania saat suntik motivasi skuad Persija Jakarta (dok. Persija).
Baca 10 detik
  • I.League resmi mencabut larangan suporter tandang setelah mendapat restu bersyarat dari FIFA di Jakarta.
  • Pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi, seperti Persija melawan Persib, tetap dilarang menghadirkan suporter tamu.
  • Seluruh distribusi tiket pertandingan musim depan wajib menggunakan aplikasi terintegrasi bernama Sobat Liga.

Suara.com - Kompetisi sepak bola Indonesia memasuki babak baru setelah operator I.League resmi mencabut kebijakan larangan suporter tandang untuk musim kompetisi mendatang.

Keputusan ini diambil setelah pembatasan kehadiran pendukung tim tamu diberlakukan selama kurang lebih empat tahun pascatragedi Kanjuruhan.

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) juga telah memberikan lampu hijau bersyarat agar tradisi suporter tandang kembali hadir di stadion.

Syarat Ketat dan Restu FIFA

Direktur Utama ILeague, Ferry Paulus, memberi sambutan pada acara peluncuran Super League 2025/2026 di Jakarta, Minggu (3/8/2025). (ANTARA/Rauf Adipati)

Direktur I.League, Ferry, menjelaskan bahwa menurunnya angka insiden antarsuporter menjadi salah satu landasan pihaknya mengajukan proposal kepada FIFA.

"Bisa dibilang beberapa persoalan kaitannya dengan suporter away ini bisa dibilang sangat minim. Dengan dasar itu, kita coba propose ke FIFA. Dan FIFA juga memberikan restu dengan catatan," kata Ferry kepada awak media di Kantor I.League, Jakarta, Selasa.

Restu FIFA tersebut disertai sejumlah catatan ketat yang wajib dipatuhi seluruh pihak.

Operator liga telah mendistribusikan panduan khusus berisi batasan dan larangan yang harus dipatuhi seluruh manajemen klub peserta kompetisi.

"Jadi klub-klub itu kita udah share apa-apa aja barrier-barrier yang harus dipatuhi, apa-apa larangan yang harus dijaga, sehingga kontinuitas daripada suporter away ini bisa terus terjaga," tambah dia.

Baca Juga: Pesan Tegas dari Ruang Ganti Timnas Indonesia: Terima Sakitnya, Lalu Bangkit di FIFA ASEAN Cup 2026

Laga Rivalitas Tinggi Tetap Tanpa Suporter Tandang

Meski larangan secara umum telah dicabut, kehadiran suporter tim tamu tidak otomatis berlaku untuk seluruh pertandingan.

Ferry menegaskan laga dengan tingkat rivalitas tinggi tetap mendapat perlakuan khusus demi menjaga keamanan dan stabilitas di stadion.

Pertandingan dengan sejarah panjang gesekan, seperti Persebaya Surabaya melawan Arema FC, dipastikan tetap melarang kehadiran suporter tandang.

Hal serupa berlaku pada duel klasik Persija Jakarta kontra Persib Bandung yang masih akan digelar tanpa pendukung tim tamu.

"Untuk pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi seperti itu, suporter away bisa di-lock atau tidak diperbolehkan hadir. Bisa saja ada kebijakan lain yang melarang suporter away, tetapi indikator utamanya tetap berasal dari pihak kepolisian," tegas dia.

Load More