- Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, fokus menggembleng fisik dan taktik pemain selama pemusatan latihan di Thailand.
- Shin Tae-yong menerapkan latihan dua kali sehari secara bertahap guna menghindari risiko cedera pada para pemain Persija.
- Peningkatan kondisi fisik dilakukan karena kebugaran pemain Persija belum mencapai level maksimal setelah Piala Presiden 2026.
Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mulai membentuk skuad Macan Kemayoran sesuai dengan standar yang diinginkannya.
Ini tidak jauh berbeda ketika dirinya masih menukangi Timnas Indonesia.
Salah satu aspek yang mendapat perhatian utama selama pemusatan latihan (TC) di Thailand adalah kondisi fisik pemain.
STY juga melatih anak asuhannya dua kali sehari.
Shin Tae-yong tidak hanya memberikan porsi latihan untuk meningkatkan kebugaran.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut juga memasukkan materi taktik agar para pemain mulai terbiasa dengan sistem permainan yang akan diterapkan.
Pendekatan Shin Tae-yong di Persija ternyata tidak jauh berbeda dengan ketika dirinya menangani Timnas Indonesia.
Ia tetap menempatkan kondisi fisik sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun sebuah tim.
Menurut Shin Tae-yong, pemain dengan kebugaran yang baik akan lebih mudah menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was
Karena itu, peningkatan fisik menjadi bagian penting dari proses persiapan Persija.
"Sama juga. Dasar paling penting dalam sepak bola adalah fisik," kata Shin Tae-yong dalam keterangan yang diterima Suara.com
"Dengan kondisi fisik yang kuat, konsentrasi dan fokus pemain juga akan semakin baik. Jadi, fisik merupakan salah satu hal yang sangat penting," jelasnya.
Meski begitu, Shin Tae-yong tidak ingin menerapkan latihan dengan beban yang berlebihan.
Ia menyadari setiap pemain memiliki kondisi tubuh dan kebutuhan berbeda sehingga program latihan harus disusun secara terukur.
Pelatih berusia 57 tahun itu memilih meningkatkan kemampuan pemain secara bertahap. Cara tersebut sekaligus dilakukan untuk meminimalkan kemungkinan pemain mengalami cedera selama menjalani persiapan.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was
-
Shin Tae-yong Tak Mau Persija Loyo di Super League, Fisik Pemain Digenjot Habis-habisan
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Deretan Kemenangan Epik Timnas Indonesia di Momen Perayaan HUT RI 17 Agustus
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana