-
Persija Jakarta menyelesaikan pemusatan latihan dua pekan di Thailand dengan evaluasi hasil yang positif.
-
Shin Tae-yong mengapresiasi peningkatan fisik, taktik, dan alur permainan yang ditunjukkan para pemain Persija.
-
Manajemen meminta pemain menjaga fokus dan memperbaiki kekurangan sebelum Super League 2026/2027 resmi dimulai.
Suara.com - Persija Jakarta menuntaskan rangkaian pemusatan latihan selama dua pekan di Thailand sebagai bagian dari persiapan menghadapi Super League 2026/2027. Namun, dari hasil TC tersebut ternyata Macan Kemayoran belum sempurna.
Program yang berlangsung pada 10-23 Agustus 2026 itu tidak hanya difokuskan pada peningkatan kondisi fisik pemain. Persija juga mematangkan aspek taktik serta mengukur hasil latihan melalui dua pertandingan uji coba.
Persija lebih dulu menjalani latihan intensif di Hua Hin pada pekan pertama. Setelah itu, tim asuhan Shin Tae-yong bergeser ke Bangkok untuk melanjutkan program sekaligus menjalani laga uji coba.
Dua pertandingan tersebut masing-masing menghadapi Police Tero pada 19 Agustus 2026 dan Chiangrai United pada 22 Agustus 2026.
Dari kedua laga itu, Pelatih Shin Tae-yong (STY) melihat adanya perkembangan yang cukup signifikan dalam permainan timnya. Pelatih asal Korea Selatan tersebut menilai Persija mulai menunjukkan bentuk permainan yang sesuai dengan target yang telah ditetapkan selama pemusatan latihan.
Namun, Rizky Ridho dan kawan-kawan belum sempurna 100 persen. Tetapi, perkembangan tim sudah membuat STY puas.
“Bisa dibilang sekarang hampir sudah sempurna seluruhnya,” kata STY di laman resmi klub.
Penilaian tersebut tidak terlepas dari perubahan yang terlihat jika dibandingkan dengan penampilan Persija pada Piala Presiden 2026.
Tempo permainan, aliran bola, koordinasi antarlini, hingga daya tahan pemain dinilai mengalami peningkatan.
Baca Juga: Sandy Walsh Blak-blakan Jelang Kick Off Super League, Senggol 4 Pemain Persib Ini
Perkembangan itu menjadi salah satu hasil yang diharapkan dari agenda training camp di Thailand. Persija memang menjadikan pemusatan latihan tersebut sebagai kesempatan untuk memperkuat fondasi tim sebelum kompetisi resmi dimulai.
Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, juga memberikan apresiasi terhadap kerja keras seluruh pemain selama berada di Thailand.
Menurutnya, para pemain menunjukkan keseriusan dalam menjalankan setiap program yang diberikan tim pelatih.
Ardhi berharap hasil yang diperoleh selama dua pekan tersebut tidak berhenti ketika Persija kembali ke Jakarta. Ia ingin perkembangan yang sudah terlihat dapat dipertahankan sekaligus menjadi modal untuk memperbaiki performa tim.
"Dua minggu kerja keras sudah kami jalani selama training camp di Thailand. Para pemain menunjukkan sikap dan kesungguhan yang luar biasa sepanjang program ini," ujar Ardhi.
"Selain meningkatkan kondisi fisik, kami juga menjalani dua kali uji coba. Dari pertandingan tersebut, Coach Shin Tae-yong cukup puas melihat perkembangan dan performa para pemain."
Meski mendapatkan hasil evaluasi positif, Persija belum bisa sepenuhnya bersantai. Rizky Ridho dan rekan-rekannya masih memiliki waktu sekitar dua pekan untuk mempersiapkan diri sebelum kompetisi Super League 2026/2027 resmi bergulir.
Ardhi pun mengingatkan para pemain agar tidak kehilangan fokus setelah menyelesaikan rangkaian latihan di Thailand. Evaluasi dari dua laga uji coba harus menjadi bahan untuk terus melakukan pembenahan.
"Selanjutnya, tugas kami adalah menjaga hal-hal positif yang sudah terbentuk selama training camp ini sekaligus terus memperbaiki aspek-aspek yang masih menjadi kekurangan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
2 Pekan Digembleng di Thailand, STY AKui Persija Jakarta Belum Sempurna
-
Karhutla Kalimantan Sengaja Dibakar, Saham Sawit 'Kebakaran' di Bursa
-
Jadwal MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kejar Hattrick, Aprilia Mengintai!
-
Darurat Karhutla Kalimantan: Saat Jutaan Manusia dan Satwa Endemik Berebut Ruang Napas
-
Sebut Asap Riau Kiriman dari Jambi, Menteri Jumhur Tuai Kontroversi
-
8 Contoh Perubahan Bentuk Energi di Sekitar Kita
-
Review Film Glass Heart: Ketika Musik Menjadi Jalan untuk Menemukan Diri
-
Bangkok Rebut Posisi Puncak Destinasi 'Workcation' Global 2026
-
Bully Berujung Maut di Pemalang, Siswa Kelas 8 Ditetapkan Jadi ABH, 17 Saksi Diperiksa
-
Kim Sang-sik Sesumbar Usai Vietnam Hajar Thailand di Final Piala AFF 2026, Tantang Messi dan Ronaldo