- Timnas Indonesia U-20 mengalahkan juara bertahan Australia dengan skor 2-0 pada pertandingan tanggal 6 September 2026.
- Kekalahan tersebut membuat Australia gagal melaju ke Piala Asia U-20 2027 dan finis di posisi ketiga klasemen akhir.
- Federasi Sepak Bola Australia menyatakan kekecewaannya mendalam serta berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim usia muda.
"Kami pernah menjadi juara Asia di kategori U-20 pada edisi sebelumnya, jadi kami memahami betul kemampuan para pemain Australia di ajang internasional," ujar Garriock menambahkan.
Federasi Australia pun tidak ingin kegagalan tersebut berlalu begitu saja. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk mencari penyebab kegagalan The Young Socceroos mencapai target.
Sejumlah aspek bakal menjadi bahan evaluasi, mulai dari persiapan tim, performa selama kualifikasi, jadwal pertandingan AFC, ketersediaan pemain, hingga lingkungan di sekitar skuad.
"Pada akhirnya, sepak bola internasional usia muda bertujuan untuk mengembangkan pemain agar mampu menembus skuad utama Socceroos."
Bagi Federasi Sepak Bola Australia, pembinaan pemain muda tidak semata-mata diukur dari hasil pertandingan.
Tim U-20 juga memiliki tugas penting untuk menyiapkan pemain yang nantinya bisa naik ke level tim nasional senior.
"Akan tetapi, mewakili Australia juga membawa tuntutan untuk bersaing dan tampil kompetitif menghadapi negara-negara Asia yang terus berkembang dan berinvestasi besar-besaran dalam program usia muda mereka. Kami harus mampu memenuhi kedua tanggung jawab tersebut," tutur Garriock.
Kegagalan Australia menjadi gambaran ketatnya persaingan sepak bola usia muda di Asia.
Negara-negara lain terus meningkatkan kualitas pembinaan dan investasi terhadap pemain muda sehingga persaingan di level kontinental semakin kompetitif.
Sementara itu, hasil berbeda diraih Timnas Indonesia U-20.
Kemenangan atas Australia membuat Garuda Muda memastikan tiket ke Piala Asia U-20 2027 sekaligus menyingkirkan sang juara bertahan dari persaingan.