Bek Veteran Singapura Sudah Tak Sabar Jegal Pemain Timnas Indonesia di SUGBK Malam Ini

Jum'at, 25 September 2026 | 16:58 WIB
Bek timnas Singapura, Safuwan Baharudin, menyambut antusias kesempatan kembali memperkuat negaranya. [Instagram Safuwan Baharudin]
BACA 10 DETIK
  • Bek Safuwan Baharudin antusias kembali membela Singapura melawan Indonesia di SUGBK pada 25 September 2026.
  • Singapura kehilangan penyerang andalan Ikhsan Fandi akibat cedera tulang rusuk saat memperkuat klub Jepang.
  • Pelatih Gavin Lee menegaskan timnya harus fokus memaksimalkan pemain yang tersedia untuk turnamen tersebut.

Suara.com - Bek timnas Singapura, Safuwan Baharudin, menyambut antusias kesempatan kembali memperkuat negaranya.

Pemain berusia 35 tahun itu siap tampil saat Singapura menghadapi Indonesia pada laga perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Safuwan sebelumnya absen pada ASEAN Championship karena harus menjalankan tugas bersama klub Malaysia, Selangor FC.

Safuwan mengaku kecewa karena kembali harus melewatkan turnamen regional tersebut.

Safuwan pun menegaskan keinginannya menjadi bagian dari skuad Singapura yang tengah memasuki fase baru.

“Itu merupakan fase baru setelah kami lolos ke Piala Asia dan para penggemar ingin melihat tim ini lebih sering. Saya kecewa karena tidak bisa ikut dan ingin menjadi bagian dari tim Singapura yang diperbarui ini,” ujar Safuwan dinukil dari Straitstimes.

“Kami sudah membicarakan turnamen ini sejak pengumuman besar itu. Tidak banyak pemain yang bisa tampil dalam turnamen bergengsi seperti ini, terutama pada periode FIFA,” kata Safuwan.

“Ini adalah turnamen baru dan setiap tim tentu ingin menjadi yang pertama mengangkat trofi. Persaingannya terbuka dan kami ingin menguji diri kami,” lanjutnya.

Singapura akan menghadapi Timnas Indonesia sebagai laga pembuka Grup A di SUGBK malam nanti pukul 20:00 WIB

Setelah itu, The Lions dijadwalkan melawan Bangladesh pada 28 September sebelum menghadapi Malaysia di Bandung pada 1 Oktober.

Namun, Singapura tetap kehilangan salah satu penyerang andalannya, Ikhsan Fandi.

Ikhsan Fandi mengalami cedera tulang rusuk saat memperkuat klub Jepang, Thespa Gunma.

Pelatih Singapura, Gavin Lee, menyebut absennya Ikhsan sebagai sebuah situasi yang tidak menguntungkan.

Meski demikian, ia menegaskan timnya harus fokus memaksimalkan pemain yang tersedia.

“Kami tidak bisa mengendalikan cedera. Yang bisa kami lakukan adalah mengendalikan apa yang dapat kami kendalikan dan mencari formula serta solusi terbaik berdasarkan pemain yang tersedia,” ujar Lee.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com