Apa Itu DOGSO? Bikin Pemain Singapura Kartu Merah Usai Langgar Mitchell Baker

Jum'at, 25 September 2026 | 22:06 WIB
Apa Itu DOGSO yang Buat Pemain Singapura Kartu Merah Usai Langgar Mitchell Baker? [Tangkap layar X]
BACA 10 DETIK
  • Safuwan Baharudin mendapat kartu merah langsung setelah tinjauan VAR karena melakukan DOGSO saat melawan Timnas Indonesia.
  • Pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat, 25 September 2026.
  • Wasit menentukan aturan DOGSO berdasarkan jarak, arah permainan, penguasaan bola, serta posisi pemain bertahan untuk memberi sanksi tegas.

Faktor berikutnya adalah kemungkinan pemain menguasai atau mendapatkan bola.

Jika seorang penyerang hampir pasti dapat mengontrol umpan terobosan sebelum melakukan tembakan, pelanggaran terhadapnya dapat memenuhi unsur DOGSO.

Selain itu, wasit melihat jumlah dan posisi pemain bertahan.

Jika seorang penyerang telah melewati sebagian besar pemain belakang dan hanya berhadapan dengan penjaga gawang, peluang tersebut lebih mungkin dinilai sebagai peluang mencetak gol yang jelas.

DOGSO berbeda dengan SPA

DOGSO juga harus dibedakan dari istilah SPA atau Stopping a Promising Attack.

SPA mengacu pada tindakan menghentikan serangan yang menjanjikan.

Namun, peluang tersebut belum tentu sudah berada pada level kesempatan mencetak gol yang sangat jelas.

Karena itu, pelanggaran yang dikategorikan sebagai SPA umumnya berujung kartu kuning, sedangkan DOGSO dapat berujung kartu merah, tergantung situasi dan lokasi pelanggaran.

Bukan sekadar soal pemain terakhir

Dalam pertandingan sepak bola, DOGSO sering dikaitkan dengan istilah pemain terakhir.

Padahal, status sebagai pemain terakhir bukan satu-satunya penentu sebuah pelanggaran dikategorikan DOGSO.

Wasit tetap harus menilai keseluruhan situasi, termasuk posisi penyerang, jarak dengan gawang, arah pergerakan, kemungkinan menguasai bola, serta posisi pemain bertahan lainnya.

Artinya, seorang pemain yang bukan pemain terakhir tetap dapat melakukan pelanggaran yang memenuhi unsur DOGSO jika kondisi lainnya menunjukkan bahwa lawan memiliki peluang mencetak gol yang jelas.

Peran VAR dalam kasus DOGSO

DOGSO juga dapat menjadi bagian dari situasi yang ditinjau oleh Video Assistant Referee (VAR), terutama ketika keputusan berkaitan dengan kartu merah langsung atau penalti.

Misalnya, wasit memberikan kartu kuning karena menilai pelanggaran tidak menggagalkan peluang mencetak gol yang jelas.

Jika terdapat indikasi kesalahan serius dalam keputusan tersebut, situasi dapat diperiksa melalui mekanisme VAR sesuai protokol yang berlaku.

Meski demikian, VAR tidak secara otomatis mengambil alih keputusan wasit. Dalam situasi yang memerlukan peninjauan lapangan, keputusan akhir tetap berada pada wasit pertandingan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com