Timnas Indonesia Bikin Singapura Kehilangan Kepercayaan Diri, Gavin Lee Angkat Bicara

Sabtu, 26 September 2026 | 10:23 WIB
Pelatih Singapura, Gavin Lee Antusias sambut tantangan ketika segrup dengan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. (Instagram/@gavin13lee)

Suara.com - Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Singapura 2-0 pada laga perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih Singapura, Gavin Lee, mengakui timnya kehilangan kepercayaan diri sejak awal pertandingan.

Duel Indonesia vs Singapura berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam WIB.

Indonesia langsung mengambil kendali permainan dan membuka keunggulan pada menit ke-13 melalui Ragnar Oratmangoen.

Singapura kemudian berusaha memperbaiki permainan setelah turun minum. Namun, situasi menjadi semakin sulit setelah Safuwan Baharudin mendapat kartu merah pada menit ke-67.

Indonesia memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk terus memberikan tekanan sebelum akhirnya mendapatkan penalti yang dieksekusi Ole Romeny pada menit ke-74.

Gavin Lee mengakui Timnas Indonesia mampu memanfaatkan celah dalam permainan Singapura. Ia juga menilai anak asuhnya tidak tampil cukup percaya diri sejak awal pertandingan.

"Pertama-tama, selamat untuk Indonesia. Menurut saya, mereka tim yang sangat bagus malam ini," kata Gavin dalam konferensi pers usai laga. 

"Kami sudah tahu itu sejak datang ke laga ini. Sayangnya, seperti yang kami bicarakan di ruang ganti, kami tidak cukup percaya diri sejak awal babak pertama," jelasnya 

Kurangnya kepercayaan diri tersebut kemudian berdampak pada organisasi permainan Singapura, khususnya di lini tengah.

Gavin menyebut para pemainnya memberikan terlalu banyak ruang kepada Indonesia sehingga skuad asuhan John Herdman dapat mengembangkan serangan dengan lebih leluasa.

"Kami melihat ruang yang kami berikan di lini tengah adalah konsekuensi dari kami yang tidak cukup percaya pada diri sendiri. Babak kedua kami mulai jauh lebih baik, terutama dalam menjaga kerapatan di lini tengah," ia menambahkan.

Singapura mencoba melakukan perubahan pada babak kedua. Gavin mempersempit jarak antarpemain ketika bertahan dan menambah personel di lini tengah saat membangun serangan.

Perubahan tersebut membuat Singapura tampil lebih terorganisasi. Namun, kartu merah yang diterima Safuwan membuat upaya mereka untuk mengejar ketertinggalan semakin berat.

"Babak kedua kami merespons jauh lebih baik. Kami lebih menjadi diri kami sendiri, dan secara ofensif kami mengubah sedikit dengan menambah satu pemain di lini tengah. Itu berjalan cukup baik sampai kartu merah," ujar Gavin.

Meski akhirnya kalah dan harus bermain dengan 10 pemain, Gavin tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya.

Ia menilai semangat untuk terus berjuang menjadi salah satu hal positif yang harus dipertahankan Singapura untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

"Kami tim yang tidak pernah menyerah, tidak pernah mengalah. Itu sangat terlihat meski ada kartu merah dan penalti. Nilai-nilai ini penting bagi kami dan harus kami pertahankan sampai Piala Asia," tegasnya.

Kemenangan atas Singapura membuat Timnas Indonesia mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan tiga poin. Selanjutnya, skuad John Herdman akan menghadapi Malaysia pada Senin (28/9/2026).

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com