-
Sebanyak 2.373 personel gabungan dikerahkan mengamankan laga FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
-
Kepolisian melarang penggunaan senjata api dan gas air mata saat mengamankan pertandingan sepak bola.
-
Timnas Indonesia siap melakoni laga krusial menghadapi Malaysia setelah sama-sama meraih kemenangan awal.
Suara.com - Polda Metro Jaya mengerahkan 2.373 personel gabungan untuk mengamankan dua laga FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Laga krusial antara Timnas Indonesia melawan Malaysia menjadi fokus utama pengawalan ketat petugas pada Senin malam.
Pengamanan intensif dilakukan melalui Operasi Garuda Bakti 2026 demi menjamin keselamatan penonton serta kelancaran acara. Pasukan disebar di pelbagai titik vital mulai dari penginapan tim, rute perjalanan, hingga area VIP stadion.
Petugas di lapangan bertugas mengatur kelancaran arus lalu lintas, melangsungkan sterilisasi area, dan memeriksa setiap akses masuk. Patroli rutin terus digencarkan untuk mengawasi seluruh perimeter kawasan Gelora Bung Karno secara berkala.
Setiap personel diinstruksikan bertindak profesional, terukur, dan tegas tanpa mengabaikan sisi kemanusiaan dalam bertugas. Pendekatan persuasif diutamakan demi menciptakan kenyamanan bagi seluruh pendukung yang hadir di stadion.
"Kami mengedepankan pendekatan yang profesional dan humanis. Petugas juga diarahkan menghindari tindakan kekerasan serta penggunaan senjata api maupun gas air mata dalam penertiban, kecuali dalam kondisi tertentu sesuai prosedur," ujarnya.
Koordinasi ketat antara kepolisian dan panitia penyelenggara terus dibangun untuk memperketat alur pemeriksaan penonton. Langkah pencegahan ini diambil agar barang-barang berbahaya tidak lolos masuk ke dalam tribune penonton.
"Personel disiapkan di sejumlah titik, mulai dari hotel tempat tim dan ofisial, jalur perjalanan menuju stadion, pintu masuk, area dalam stadion, hingga kawasan VIP dan VVIP," katanya.
Skema pengamanan komprehensif ini diharapkan membuat rangkaian pertandingan dari awal hingga akhir berjalan tertib. Kenyamanan publik dalam menikmati pertandingan sepak bola menjadi prioritas utama pihak kepolisian.
"Harapannya masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan nyaman," kata Budi.
Ajang sepak bola Asia Tenggara di SUGBK hari ini menyajikan dua duel sengit secara berurutan. Pertandingan pembuka mempertemukan Singapura versus Bangladesh sebelum bentrokan sengit derby Melayu dimulai.
Laga bertajuk rivalitas klasik ini diprediksi membakar semangat para pemain di lapangan hijau. Pelatih kepala Indonesia meyakini atmosfer pertandingan bertekanan tinggi justru mendongkrak performa anak asuhnya.
"Biasanya laga besar seperti itu memunculkan performa terbaik dari para pemain top," kata John Herdman dalam sesi latihan menjelang laga di Jakarta, Minggu (27/9).
Sesuai jadwal, pertarungan sengit Indonesia melawan Malaysia dimainkan mulai pukul 19.30 WIB di SUGBK. Kedua tim dipastikan tampil ngotot demi merebut posisi puncak klasemen sementara Grup A.
Kedua negara mengantongi modal manis seusai memetik hasil sempurna pada laga perdana. Skuad Garuda sukses menundukkan Singapura dua gol tanpa balas, sementara Harimau Malaya melibas Bangladesh 3-0.
Persaingan ketat di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 menuntut kesiapan fisik dan mental bertanding yang prima. Hasil pertandingan malam ini akan membuka jalan lebar bagi sang pemenang menuju fase gugur.