Bertahan dengan 10 Pemain, John Herdman dan Maarten Paes Ungkap Kunci Indonesia Tahan Malaysia

Selasa, 29 September 2026 | 11:27 WIB
Timnas Indonesia sukses menahan imbang Malaysia tanpa gol walau bermain sepuluh orang sejak babak pertama. (AFC)
BACA 10 DETIK
  • Indonesia menahan imbang Malaysia 0-0 walau Thom Haye terkena kartu merah babak pertama.

  • Penampilan solid Maarten Paes membawa Garuda meraih lima clean sheet dalam enam laga terakhir.

  • Timnas Indonesia membidik kemenangan atas Bangladesh untuk mengamankan tiket semifinal FIFA ASEAN Cup.

Suara.com - Timnas Indonesia menunjukkan daya juang tinggi saat menghadapi Malaysia pada pertandingan kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Bermain di hadapan lebih dari 50 ribu suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, skuad Garuda harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37 setelah Thom Haye mendapat kartu merah langsung.

Meski kehilangan satu pemain, Timnas Indonesia mampu mempertahankan skor 0-0 hingga pertandingan berakhir. Kokohnya lini belakang dan penampilan gemilang Maarten Paes menjadi salah satu faktor penting di balik hasil tersebut.

Penjaga gawang Tim Nasional Indonesia Maarten Paes (ketiga kiri) menangkap bola tendangan pesepak bola Tim Nasional Malaysia dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/app/kye]

John Herdman mengapresiasi respons para pemain setelah Indonesia harus bermain dengan jumlah pemain yang tidak seimbang. Pelatih asal Inggris itu menilai situasi tersebut justru memberikan kesempatan bagi skuad Garuda untuk menunjukkan kebersamaan dan komitmen mereka untuk negara.

"Lihat, saya sudah berada di sepak bola selama 25 tahun. Beberapa Piala Dunia, Olimpiade. Saya pernah mengalami nasib buruk dengan wasit, dan saya juga pernah mengalami momen buruk. Dan apa yang saya pelajari adalah hal itu selalu seimbang pada akhirnya. Malam ini kami mendapat kartu merah. Dan kartu merah itu bagi kami memberikan kesempatan bagi para pemain untuk membentuk sebuah persaudaraan, untuk belajar bagaimana bertarung bersama dalam sebuah momen demi negara mereka, untuk terus melangkah dan terus berjuang," kata John Herdman seusai laga.

Herdman menyebut kartu merah tersebut memang menjadi tantangan bagi Timnas Indonesia. Namun, di sisi lain, kondisi itu menjadi momentum untuk membuktikan bahwa para pemain lokal maupun naturalisasi memiliki kepedulian dan keinginan yang sama untuk membawa Merah Putih meraih prestasi.

"Jadi, Anda melihat kutukan dari kartu merah, tetapi dalam beberapa hal itu adalah anugerah. Sebab sebagai bagian dari perjalanan kami, kami membutuhkan momen-momen seperti itu. Kami perlu tahu bahwa para pemain ini akan datang ke sini dan bertarung untuk negara ini. Karena terkadang hal itu menjadi pertanyaan. Mereka datang ke sini dan bertarung karena mereka peduli. Dan mereka ingin menang serta mengangkat trofi seperti yang belum pernah orang lain lakukan sebelumnya. Jadi kartu merah itu adalah anugerah sekaligus kutukan," lanjutnya secara emosional.

Di bawah mistar, Maarten Paes menjadi salah satu pemain penting dalam perjuangan Timnas Indonesia. Kiper Ajax Amsterdam itu beberapa kali melakukan penyelamatan untuk menggagalkan peluang Malaysia.

Paes juga memberikan apresiasi kepada para pemain belakang yang bekerja keras sepanjang pertandingan. Ia secara khusus menyoroti aksi Calvin Verdonk dan Dean James yang berulang kali menghalau tembakan pemain Malaysia.

"Tentu saat kami harus bermain dengan 10 orang, kami membutuhkan suporter untuk menjadi pemain ke-11 kami, dan saya pikir mereka melakukan itu. Jika Anda harus bermain dengan 10 orang begitu awal, Anda tahu tim akan banyak bertahan sepanjang laga. Dan saya sangat bangga...Jika Anda melihat sepak pojok terakhir, semua orang memblok bola dan mengamankan clean sheet, ini sangat penting. Saya pikir dalam enam laga terakhir kami mencatatkan lima clean sheet. Itu menjelaskan banyak hal tentang tim kami," kata Maarten Paes.

Hasil imbang tanpa gol tersebut membuat Timnas Indonesia mencatatkan lima clean sheet dalam enam pertandingan terakhir. Catatan itu menjadi gambaran mengenai solidnya organisasi pertahanan skuad Garuda.

Paes juga tidak ingin terlalu memperdebatkan keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada Thom Haye. Ia memilih fokus pada hal-hal yang masih bisa dikendalikan oleh tim.

"Saya tidak melihat tayangan ulang, jadi seperti yang pelatih katakan, Anda harus mengontrol apa yang bisa Anda kontrol. Saat itu wasit memutuskan hal tersebut, saya tidak bisa mengatakan apa-apa tentang itu. Seperti kata pelatih, Anda harus bangga dengan respons tim," tutur kiper Ajax Amsterdam tersebut.

Selain perjuangan pemain di lapangan, dukungan suporter di SUGBK turut menjadi bagian penting dalam perjuangan Timnas Indonesia. Herdman dan Paes sama-sama menilai atmosfer stadion memberikan energi tambahan bagi para pemain.

Paes bahkan mengaku merasakan atmosfer spesial sejak sebelum pertandingan hingga setelah laga berakhir. Dukungan suporter kembali terasa ketika para pemain dan penonton bersama-sama menyanyikan lagu "Tanah Airku".

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com