Kapten Malaysia Akui Timnas Indonesia Sulit Ditaklukkan Meski Main 10 Pemain

Selasa, 29 September 2026 | 13:59 WIB
Pemain andalan Timnas Malaysia, Dion Cools (dok. instagram FAM)
BACA 10 DETIK
  • Indonesia menahan imbang Malaysia 0-0 meski bermain sepuluh orang sejak babak pertama.

  • Dion Cools memuji ketangguhan fisik dan kualitas pemain Indonesia yang berkarier di Eropa.

  • Indonesia dan Malaysia kini sama-sama mengoleksi empat poin di Grup A.

Suara.com - Kapten Timnas Malaysia, Dion Cools, mengakui kualitas Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang 0-0 pada pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Meski tampil dengan 10 pemain masih sulit dikalahkan.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), tersebut berjalan sengit. 

Malaysia bahkan mendapat keuntungan setelah Timnas Indonesia harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37.

Kesebelasan Tim Nasional Indonesia berpose di depan para jurnalis foto sebelum melawan Tim Nasional Malaysia pada pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/app/kye]

Thom Haye menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Arif Aiman. Namun, keunggulan jumlah pemain tidak mampu dimanfaatkan Malaysia untuk mencetak gol.

Dion Cools menilai Timnas Indonesia tetap mampu memberikan perlawanan kuat meski bermain dengan 10 pemain.

Bek yang berkarier di Cerezo Osaka itu juga menilai para pemain Garuda memiliki karakter permainan yang agresif dan mengandalkan kekuatan fisik.

"Jadi, sulit untuk menunjuk satu per satu pemain secara spesifik. Menurut saya, secara umum mereka semua adalah pemain-pemain yang sangat tangguh, sangat mengandalkan fisik, dan bermain agresif," kata Dion seusai pertandingan.

Menurut Dion, kualitas Timnas Indonesia juga tidak terlepas dari banyaknya pemain yang berkarier di Eropa. Pengalaman tersebut dinilainya turut membuat skuad Garuda menjadi lawan yang sulit ditundukkan.

"Tentu ada alasan mengapa sebagian besar dari mereka bermain di Eropa, bukan? Mereka adalah pemain-pemain bagus, mereka bermain solid sebagai sebuah tim, sehingga cukup sulit untuk menundukkan mereka," tambahnya.

Di sisi lain, Dion tetap memberikan apresiasi kepada rekan-rekannya yang telah berjuang sepanjang pertandingan. Ia juga tidak mempermasalahkan hasil imbang yang didapat Malaysia di SUGBK.

"Namun, dari sisi kami, saya rasa kami telah bekerja dengan baik dalam memberikan perlawanan yang ketat. Jadi, ya... saya merasa bangga menjadi bagian dari Malaysia hari ini," jelas Dion.

Hasil imbang tersebut membuat Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi empat poin dari dua pertandingan di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Pada pertandingan terakhir, Timnas Indonesia akan menghadapi Bangladesh, sementara Malaysia bertemu Singapura. Kedua laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (1/10/2026) pukul 19.30 WIB.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com