John Herdman Tak Mau Larut Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia, Bangladesh Jadi Target Berikutnya

Selasa, 29 September 2026 | 16:52 WIB
Pelatih Tim Nasional Indonesia John Herdman memberikan arahan kepada para pemain saat bertanding melawan Tim Nasional Malaysia dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/app/kye]
BACA 10 DETIK
  • Indonesia menahan imbang Malaysia 0-0 meski harus bermain 10 pemain akibat kartu merah Thom Haye.

  • Pelatih John Herdman langsung fokus menyiapkan pemulihan fisik pemain untuk menghadapi Bangladesh pada 1 Oktober.

  • Kemenangan atas Bangladesh menjadi harga mati bagi Timnas Indonesia demi memperebutkan tiket kelolosan grup.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tidak ingin timnya terlalu lama memikirkan hasil imbang saat menghadapi Malaysia pada lanjutan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, ada Bangladesh yang harus dihadapi.

Timnas Indonesia bermain 0-0 melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).

Skuad Garuda harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama setelah Thom Haye mendapat kartu merah. Kondisi tersebut membuat Indonesia gagal mengamankan kemenangan yang sekaligus bisa memperbesar peluang lolos ke babak berikutnya.

John Herdman memohon dukungan penuh suporter saat Indonesia melawan Bangladesh pada laga penentu Grup A. (Antara)

Kini, John Herdman langsung mengalihkan perhatian ke pertandingan terakhir Grup A melawan Bangladesh pada 1 Oktober 2026.

Pelatih asal Inggris tersebut menyadari laga melawan Malaysia berlangsung berat. Namun, ia juga melihat dukungan suporter di SUGBK sebagai energi tambahan bagi para pemain Timnas Indonesia.

"Tidak, menurutku para penggemar mereka benar-benar luar biasa, seperti yang aku katakan tadi. Selama 20 menit itu merupakan suatu kehormatan yang luar biasa bisa menjadi bagian dari momen itu," kata John Herdman usai laga.

"Merasakan energi mereka, betapa besar perhatian mereka, dan bagaimana mereka mendorong kami untuk terus maju," jelasnya.

Menurut Herdman, Timnas Indonesia harus segera melakukan pemulihan sebelum menghadapi Bangladesh. Waktu istirahat yang tersedia cukup terbatas karena laga terakhir akan digelar hanya beberapa hari setelah pertandingan melawan Malaysia.

"Jadi, menurutku apa yang mereka lihat malam ini adalah sebuah tim yang bersedia berjuang untuk mereka, dan itulah yang akan terus kami lakukan."

"Saat kami menghadapi Bangladesh nanti, itu adalah lawan yang berbeda. Kami akan memasuki pertandingan ketiga dalam jadwal yang sangat padat dengan jeda dua hari di antaranya," terangnya.

Pertandingan melawan Bangladesh menjadi penting bagi Timnas Indonesia karena kemenangan saja belum otomatis memastikan tiket ke babak final.

Indonesia saat ini mengoleksi empat poin, sama seperti Malaysia. Namun, Skuad Garuda berada di posisi kedua karena kalah dalam selisih gol.

Karena itu, John Herdman meminta suporter tetap memberikan dukungan penuh pada laga terakhir. Ia menegaskan bahwa perjuangan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir.

Pelatih berusia 51 tahun itu berharap dukungan dari tribun GBK kembali memberikan energi bagi para pemain untuk menyelesaikan misi mereka.

"Jadi, istirahat dan pemulihan kami malam ini sangat penting. Tapi saya pikir yang ingin saya sampaikan kepada para penggemar hanyalah datanglah," tegasnya.

"Dukung kami di sana. Kami akan menyelesaikan tugas ini. Kami pasti akan menyelesaikannya," tutupnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com