-
Komdis PSSI menjatuhkan sanksi berat kepada pemain, pelatih, dan direktur teknik Java United FC.
-
Yakob dan Yance Sayuri terbukti mengintimidasi pengawas pertandingan saat merekam kerusuhan area ofisial.
-
Total denda yang harus ditanggung Java United mencapai Rp760 juta akibat serangkaian pelanggaran.
Suara.com - Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sejumlah sanksi kepada pemain dan ofisial Java United FC buntut keributan saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan ketiga Super League 2026/2027. Dalam salinan putusannya, Yakob Sayuri, Yance Sayuri, dan Pelatih Fabio Lefundes terbukti melanggar ada indikasi kekerasan sampai intimidasi.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada 19 September 2026 tersebut berakhir dengan kemenangan Persija 1-0. Namun, laga justru diwarnai sejumlah insiden setelah pertandingan.
Yakob Sayuri dan Yance Sayuri, menjadi bagian dari insiden yang berujung sanksi Komdis PSSI. Keduanya disebut melakukan intimidasi terhadap Pengawas Pertandingan atau Match Commissioner.
Dalam keputusan Komdis PSSI tertanggal 24 September 2026, Yakob dan Yance melakukan intimidasi ketika pengawas pertandingan merekam insiden kerusuhan yang terjadi di area ofisial.
Bahkan, keduanya meminta pengawas pertandingan menghapus rekaman video yang menjadi bukti insiden tersebut.
Atas pelanggaran itu, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri masing-masing dijatuhi hukuman larangan bermain selama empat pertandingan serta denda Rp50 juta.
"Melanggar Kode Disiplin PSSI tahun 2025 karena setelah pertandingan berakhir terdapat tindakan intimidasi kepada Pengawas Pertandingan ketika merekam insiden kerusuhan di OA," tulis Keputusan Komdis PSSI.
"Dijatuhi hukuman larangan bermain sebanyak 4 pertandingan, denda Rp 50 juta," tambah keputusan tersebut.
Selain Sayuri bersaudara, pelatih Java United, Fabio Lefundes, juga mendapat hukuman dari Komdis PSSI.
Pelatih asal Brasil tersebut dinilai melakukan kekerasan terhadap salah satu media officer Persija Jakarta ketika keributan terjadi dalam pertandingan.
Akibat tindakannya, Fabio Lefundes dijatuhi denda sebesar Rp30 juta oleh Komdis PSSI.
Sanksi terhadap Yakob, Yance, dan Fabio menjadi bagian dari rangkaian hukuman yang dijatuhkan Komdis PSSI kepada Java United setelah laga kontra Persija.
Sebelumnya, Direktur Teknik Java United, Achmad Resal Octavian, juga mendapatkan hukuman berat setelah dinyatakan melanggar Kode Disiplin PSSI terkait ucapan diskriminatif kepada pihak Persija dan pelatihnya, Shin Tae-yong.
Achmad Resal dijatuhi skorsing 10 pertandingan, larangan memasuki stadion selama satu pertandingan, serta denda Rp500 juta.
Jika seluruh hukuman finansial tersebut digabungkan dengan sanksi lain yang dijatuhkan Komdis PSSI, Java United harus menanggung total denda mencapai Rp760 juta akibat rangkaian pelanggaran dalam laga melawan Persija.