8 Tahun Jadi Teman Sekamar, Asnawi Mangkualam Angkat Topi Saksikan Mimpi Egy Maulana Terwujud

Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:55 WIB
Justin Hubner dan Egy Maulana Vikri berselebrasi saat membela Timnas Indonesia (pssi.org)
BACA 10 DETIK
  • Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand via adu penalti 4-2.

  • Asnawi Mangkualam merasa bangga atas keberhasilan Egy Maulana Vikri meraih trofi pertamanya di timnas.

  • Egy masuk sebagai pemain pengganti menit ke-101 dan membantu membongkar pertahanan Thailand di final.

Suara.com - Asnawi Mangkualam ikut merasakan kebahagiaan setelah melihat Egy Maulana Vikri akhirnya mengangkat trofi bersama Timnas Indonesia.

Bagi Asnawi, keberhasilan Egy menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 terasa sangat spesial. Pasalnya, keduanya telah melewati perjalanan panjang bersama Timnas Indonesia, termasuk selama delapan tahun menjadi teman sekamar ketika mendapat panggilan ke Skuad Garuda.

Timnas Indonesia memastikan gelar juara setelah mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2 pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).

Asnawi Mangkualam. (Instagram/asnawi_bhr)

Asnawi menilai Egy memiliki kontribusi dalam perjalanan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Lebih dari itu, ia merasa bangga karena akhirnya bisa melihat langsung rekan seperjuangannya tersebut meraih trofi bersama tim nasional.

Kedekatan Asnawi dan Egy memang sudah terjalin sejak keduanya memperkuat Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia. Hubungan tersebut kemudian semakin erat karena keduanya sering menjadi teman sekamar ketika menjalani pemusatan latihan.

"Bangga sekali. Semua orang harus mengapresiasi pemain ini, teman sekamar saya selama delapan tahun setiap kali mendapat panggilan ke Timnas," kata Asnawi dalam unggahan akun media sosial pribadinya.

Selama delapan tahun tersebut, Asnawi dan Egy telah melewati berbagai cerita bersama. Ada kemenangan yang menghadirkan kebahagiaan, tetapi ada pula periode sulit yang harus mereka lewati sebagai pemain Timnas Indonesia.

"Susah dan senang sudah kami lewati bersama-sama, tetapi mungkin dia menghadapi banyak hal yang jauh lebih berat," ujar Asnawi melanjutkan.

Egy Masuk di Babak Tambahan

Egy memang tidak masuk dalam starting XI Timnas Indonesia saat menghadapi Thailand di final. Pemain tersebut baru dimainkan pada menit ke-101 untuk menggantikan Calvin Verdonk.

Meski hanya tampil pada babak tambahan, Egy tetap berusaha memberikan kontribusi untuk permainan Indonesia. Pergerakannya dari sektor sayap beberapa kali membuat lini pertahanan Thailand harus bekerja lebih keras.

Pada akhirnya, Indonesia berhasil memenangkan pertandingan melalui adu penalti dan memastikan diri sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Bagi Asnawi, keberhasilan Egy mengangkat trofi memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar sebuah gelar.

Ia mengetahui bahwa Egy sudah lama menyimpan keinginan untuk meraih trofi bersama Timnas Indonesia. Keinginan tersebut bahkan pernah disampaikan langsung oleh Egy kepada Asnawi dalam percakapan pribadi mereka.

Setelah melewati berbagai tantangan selama bertahun-tahun, mimpi itu akhirnya terwujud bersama Skuad Garuda.

"Alhamdulillah, Tuhan itu adil, Bro. Akhirnya kamu bisa kembali dengan performa terbaik dan membawa Indonesia menjadi juara. Ngomong-ngomong, orang ini selalu berkata kepada saya, Bro, saya belum pernah memenangkan trofi bersama Timnas.' Namun, sekarang kamu sudah mendapatkannya, Bro," pungkasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com