- Persija Jakarta menang telak empat gol tanpa balas atas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung pada sepuluh Oktober dua ribu dua puluh enam.
- Gelandang Stjepan Loncar mencetak dua gol penting pada babak kedua yang membantu timnya memastikan tiga poin penuh dalam laga tersebut.
- Pelatih Shin Tae-yong mengaku puas dan mengapresiasi kerja keras para pemain karena mampu mengatasi perlawanan sengit tuan rumah dengan baik.
Suara.com - Persija Jakarta sukses meraih kemenangan telak 4-0 atas PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League 2026/2027. Dua gol Stjepan Loncar menjadi salah satu kunci keberhasilan Macan Kemayoran mengamankan tiga poin di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10.2026) sore WIB.
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengaku puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Meski demikian, pelatih asal Korea Selatan itu menilai pertandingan melawan PSIM bukanlah laga yang mudah.
Shin Tae-yong sejak awal sudah memperkirakan timnya bakal menghadapi perlawanan sengit dari Laskar Mataram. Ia pun mengapresiasi kerja keras para pemain Persija yang mampu menjalankan instruksi dengan baik hingga mengamankan kemenangan.
"Secara hasil, hari ini kami mendapatkan hasil yang baik. Sebenarnya, saya memperkirakan pertandingan ini akan menjadi salah satu laga yang sulit bagi kami," ungkap Shin Tae-yong dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan.
Pandangan serupa disampaikan gelandang Persija, Stjepan Loncar. Pemain asal Bosnia dan Herzegovina itu mengakui bahwa pertandingan melawan PSIM menguras banyak energi.
Menurut Loncar, kedisiplinan dalam menjalankan instruksi pelatih serta persiapan selama sesi latihan menjadi faktor penting di balik kemenangan Persija.
"Ya, ini merupakan pertandingan yang sangat sulit. Namun, kami menjalankan semua instruksi yang diberikan pelatih," tutur Loncar.
"Kami telah berlatih sangat keras sepanjang pekan untuk meraih kemenangan penting ini. Kami sangat senang dengan hasilnya dan harus terus melanjutkan perjalanan dengan cara seperti ini," tambahnya.
Persija sempat kesulitan membongkar pertahanan PSIM pada babak pertama. Kedua tim masih mampu menjaga kondisi fisik dengan baik, sementara organisasi pertahanan tuan rumah membuat sejumlah serangan Macan Kemayoran gagal berbuah gol.
Shin Tae-yong mengakui rapatnya pertahanan PSIM serta penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat Persija kesulitan memecah kebuntuan sebelum turun minum.
"Dalam pertandingan, ketika kedua tim masih memiliki kondisi fisik yang baik, tentu tidak mudah untuk mencetak gol. Apalagi, lawan bermain dengan organisasi pertahanan yang cukup rapat sehingga kami kesulitan menembus pertahanan mereka pada babak pertama. Kami juga belum mampu memaksimalkan peluang," jelas Shin Tae-yong.
Situasi berubah pada babak kedua. Stjepan Loncar tampil impresif dengan mencetak dua gol yang membantu Persija menjauh dari kejaran PSIM. Kontribusi gelandang tersebut membuat Shin Tae-yong memberikan pujian khusus.
Menurut Shin, performa Loncar pada paruh kedua pertandingan menjadi salah satu faktor penting yang mengubah jalannya laga dan memastikan kemenangan meyakinkan Persija.
"Namun, pada babak kedua, Loncar berhasil mencetak dua gol dan mengubah suasana pertandingan. Menurut saya, Loncar tampil sangat baik dan memainkan pertandingan yang nyaris sempurna hari ini. Dua gol tersebut memberikan perubahan besar bagi tim dan membantu Persija meraih kemenangan," pungkas mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.