- Dwight Yorke dan United Legends kalah 2-3 dari North London Legends di Stadion Utama GBK, Jakarta, Sabtu lalu.
- Mantan penyerang Manchester United tersebut memuji keramahan warga, kuliner, serta antusiasme suporter ibu kota Indonesia.
- Pertandingan reuni mantan bintang Liga Inggris ini menghadirkan nostalgia dan mempererat kembali hubungan antarpemain.
"Namun menurut saya, mereka bermain sedikit lebih baik," akuinya dengan jiwa sportivitas tinggi.
Momen Reuni Mantan Bintang Liga Inggris
Laga United Legends kontra North London Legends juga menjadi kesempatan bagi para mantan pemain untuk kembali bertemu dan merasakan atmosfer pertandingan bersama rekan maupun rival lama.
Bagi penggemar sepak bola era 1990-an hingga awal 2000-an, pertemuan tersebut menghadirkan nostalgia terhadap persaingan klub-klub elite Liga Inggris pada masa itu.
"Menyenangkan bisa bernostalgia ketika Anda bertemu kembali dengan rekan-rekan sesama pemain yang pernah bermain bersama selama bertahun-tahun," ucap Yorke.
"Ada wajah-wajah yang sudah lama tidak kita lihat, dan sangat menyenangkan ketika kita bisa kembali turun ke lapangan dan bersaing bersama lagi," tambahnya.
Pertandingan ini pun menjadi ruang bagi para legenda untuk kembali merasakan persaingan di lapangan sekaligus mempererat hubungan yang terjalin selama karier profesional mereka.
Rekam Jejak Dwight Yorke di Manchester United
Dwight Yorke menjadi salah satu penyerang penting Manchester United pada era akhir 1990-an. Duetnya bersama Andy Cole menjadi bagian dari kekuatan lini depan klub tersebut.
Yorke membela Manchester United selama empat musim, dari 1998 hingga 2002. Dalam periode tersebut, ia mencatatkan 152 penampilan di semua kompetisi dengan torehan 66 gol dan 36 assist.
Ia turut membantu Manchester United meraih tiga gelar Liga Inggris, satu Piala FA, dan Liga Champions. Gelar-gelar tersebut menjadi bagian dari pencapaian treble bersejarah klub pada 1999.