Bus EPA Persib U-18 Diserang, Ketum Jakmania: Jelas Salah, Mohon Maaf

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:20 WIB
Ketua Jakmania mengecam penyerangan bus Persib U18 di Batang dan menyerahkan kasusnya ke polisi. (Threads/r@rizqitavara)
BACA 10 DETIK
  • Ketua Jakmania mengecam keras aksi penyerangan dan penjarahan bus rombongan Persib U-18 di Batang.

  • Muhammad Aditya Putra menyampaikan permohonan maaf dan menyerahkan penanganan kasus sepenuhnya kepada Kepolisian.

  • Manajemen Persib Bandung bersiap mengambil langkah hukum resmi demi menjamin keselamatan para pemainnya.

Suara.com - Ketua umum The Jakmania, Muhammad Aditya Putra buka suara terkait insiden perusakan bus yang ditumpangi rombongan pemain EPA Persib Bandung U-18. Meski sampai sekarang pelaku masih tanda tanya, Aditya menyebut kejadian itu salah.

Adit juga meminta maaf apabila kelompok suporternya membuat ketidaknyamanan sejumlah pihak. Baginya, pengrusakan itu sama sekali tidak dibenarkan.

Adit berjanji akan mencari siapa pelaku yang melakukan hal tersebut. Ia juga menyerahkan penuh kepada pihak berwenang untuk mengusut tuntas sesuai hukum berlaku.

"Dari perspektif manapun kejadian semalam jelas salah. Kami sedang terus mengidentifikasi siapa yang melakukan," kata Adit di Instagram Stories miliknya.

"Untuk selanjutnya, kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada yang berwenang," jelasnya.

Bus yang membawa skuad muda Maung Bandung diserang sekelompok orang tidak dikenal ketika berada di rest area KM 360 Batang, Jawa Tengah, sekitar pukul 21.30 WIB.

Akibat kejadian tersebut, bus rombongan mengalami kerusakan parah. Sejumlah koper milik pemain dan ofisial juga dilaporkan dijarah.

Dua personel Persib U-18, yakni Media Officer Pandu Persada dan pemain akademi Ridwan, sempat terpisah dari rombongan saat berada di area toilet rest area.

Informasi awal menyebutkan keduanya berpapasan dengan rombongan suporter Persija Jakarta yang sedang dalam perjalanan pulang setelah mendukung timnya bertanding di Yogyakarta.

Selain bus yang rusak, informasi lain ada penjarahan barang-barang milik pemain dan ofisial Persib U-18.

"Mohon Maaf atas apa yang terjadi," tutup Aditya.

Adapun Persib memandang serius insiden tersebut karena menyangkut keselamatan personel yang sedang menjalankan tugas profesional.

Persib menyatakan siap mengambil langkah hukum untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com