-
Shin Tae-yong mengecam penyerangan terhadap bus Persib U-18 dan Jakmania di jalan tol.
-
Pelatih Persija menuntut sanksi tegas dari manajemen klub serta hukuman pidana dari kepolisian.
-
Insiden pelemparan batu di Tol Batang dan Palikanci menyoroti kelemahan pengamanan rute suporter.
Pernyataan Shin menegaskan pentingnya penegakan hukum untuk menangani kekerasan yang melibatkan suporter sepak bola. Penindakan tegas diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus mencegah terulangnya kejadian serupa.
Insiden yang menimpa Persib U-18 dan The Jakmania Cikampek menjadi pengingat bahwa rivalitas sepak bola tidak boleh berujung pada tindakan yang mengancam keselamatan orang lain.
Klub, kelompok suporter, dan aparat keamanan memiliki peran penting dalam mencegah kekerasan. Siapa pun yang terbukti terlibat harus diproses sesuai ketentuan hukum tanpa memandang identitas klub yang didukung.
Sikap Shin Tae-yong menunjukkan penolakan tegas terhadap segala bentuk kekerasan dalam sepak bola. Keselamatan pemain, ofisial, dan suporter harus menjadi kepentingan bersama.