-
Dean Zandbergen batal membela Timnas Indonesia akibat terganjal regulasi keturunan buyut dalam aturan FIFA.
-
Pelatih John Herdman resmi mengeliminasi penyerang Dinamo Bucuresti tersebut dari rencana susunan Skuad Garuda.
-
Batas silsilah generasi kelima membuat sang pemain tidak memenuhi syarat sah alih federasi.
Suara.com - Striker FC Dinamo Bucuresti, Dean Zandbergen, dipastikan tidak bisa memperkuat Timnas Indonesia karena terbentur aturan kelayakan pemain yang ditetapkan FIFA. Oleh sebab itu pemain berdarah Depok itu kemungkinan besar dicoret Pelatih John Herdman.
Penyerang kelahiran Zoetermeer, Belanda, 5 September 2001 itu, diketahui memiliki darah Indonesia dari garis keturunan keluarga di Depok, Jawa Barat.
Namun, hubungan tersebut berasal dari buyutnya sehingga tidak memenuhi persyaratan untuk membela skuad Garuda melalui jalur perpindahan federasi.
Informasi tersebut disampaikan Noor Korompot, Staf Khusus Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. Ia mengungkapkan bahwa pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah mengonfirmasi kendala yang dihadapi Zandbergen.
"Sosok Dean Zandbergen gagal dinaturalisasi ke Timnas Indonesia karena garis keturunan Indonesianya berasal dari tingkat buyut. Info ini tentu membuat fans sepak bola Timnas santer membicarakan di media sosial," kata Noor Korompot di sosial medianya.
"Pelatih John Herdman mengonfirmasi bahwa kendala regulasi tersebut membuat striker Dinamo Bucuresti ini batal masuk rencana Skuad Garuda," jelasnya.
Menurut Noor, hubungan keluarga Zandbergen dengan Indonesia berasal dari generasi kelima. Jarak garis keturunan tersebut menjadi persoalan utama bagi peluang sang striker untuk memperkuat Timnas Indonesia.
"Dean Zandbergen sebagai penyerang masih memiliki darah keturunan Depok dari kakek buyutnya, generasi ke lima," ia menambahkan.
Dalam aturan FIFA mengenai perpindahan asosiasi, pemain yang ingin membela tim nasional suatu negara melalui jalur keturunan harus memenuhi persyaratan hubungan keluarga dan ketentuan kelayakan lainnya.
Karena itu, memiliki leluhur dari Indonesia tidak otomatis membuat seorang pemain memenuhi syarat untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Kabar ini menjadi pukulan bagi peluang Zandbergen untuk mengenakan seragam Merah Putih. Terlebih, pemain berusia 25 tahun tersebut sedang berkarier di kompetisi Eropa dan sempat menjadi perhatian karena mengaku memiliki darah Depok.
Saat ini, Zandbergen memperkuat Dinamo Bucuresti yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga Rumania. Ia bergabung dengan klub tersebut pada awal musim ini setelah meninggalkan VVV-Venlo, tim yang bermain di divisi kedua Liga Belanda.
Sebelum berkarier di Rumania, Zandbergen juga pernah memperkuat Sparta Rotterdam dan FC Dordrecht. Pengalamannya di sejumlah klub Eropa menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebagai penyerang profesional.
Sepanjang kariernya, Zandbergen tercatat telah tampil dalam 151 pertandingan dengan koleksi 49 gol dan 17 assist. Ia juga mengoleksi 19 kartu kuning dan satu kartu merah.
Sementara itu, pada musim ini bersama Dinamo Bucuresti, Zandbergen telah mencatatkan satu gol dan satu assist dari lima penampilan.
Meski memiliki rekam jejak tersebut, peluangnya untuk membela Timnas Indonesia tetap terbentur persoalan kelayakan berdasarkan garis keturunan.
Dengan kendala regulasi yang telah dikonfirmasi John Herdman, Zandbergen pun tidak masuk dalam rencana skuad Garuda.