Ricuh Suporter Persita vs Persija Berujung Sanksi, Total Denda Tembus Rp130 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:51 WIB
Kemenangan Persita Atas Persija Diwarnai Bentrok Suporter dan Spanduk Soal Karhutla [Istimewa]
BACA 10 DETIK
  • Kericuhan suporter Persita dan Persija terjadi di Banten International Stadium pada tanggal 17 Oktober 2026.
  • Komite Disiplin menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp40 juta kepada panitia pelaksana pertandingan Persita Tangerang.
  • Klub Persija Jakarta menerima hukuman larangan membawa suporter tandang dan total denda Rp90 juta.

Suara.com - Kericuhan suporter dalam laga Persita Tangerang melawan Persija Jakarta di Banten International Stadium, Sabtu (17/10/2026), berbuntut sanksi disiplin.

Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persita didenda Rp40 juta karena dinilai gagal menjaga keamanan dan ketertiban di area stadion.

Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengatakan, keputusan tersebut dijatuhkan oleh Komite Disiplin (Komdis) setelah mengevaluasi insiden dalam pertandingan lanjutan Super League 2026/2027 itu.

“Panitia pelaksana pertandingan Persita ya di kompetisi Super League, diputuskan oleh Komdis pelanggaran sebesar denda Rp40 juta, di mana pelanggaran gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban, keamanan, dan seterusnya,” kata Ferry.

Kericuhan yang melibatkan suporter Persita dan Persija membuat pertandingan sempat terhenti selama sekitar 30 menit.

Laga yang semula dijadwalkan kembali bergulir pada pukul 20.00 WIB baru dilanjutkan pada pukul 20.31 WIB.

Ferry menyebut pertandingan awalnya berlangsung lancar sebelum keributan terjadi pada babak kedua.

Menurut dia, insiden tersebut bermula dari persoalan spanduk yang kemudian berujung pada terhentinya pertandingan.

“Pertandingan sebenarnya berjalan dengan lancar, baik. Tetapi terhenti di babak kedua karena memang ada keributan yang sebenarnya sepele persoalannya, hanya persoalan spanduk,” ujar Ferry.

Insiden tersebut menjadi perhatian penyelenggara kompetisi karena mengganggu jalannya pertandingan.

Evaluasi keamanan pun berujung pada pemberian sanksi kepada panpel Persita serta Persija Jakarta.

Selain panpel Persita, Persija Jakarta juga menerima hukuman dari Komdis. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu dijatuhi larangan membawa suporter ke pertandingan tandang selama setengah musim.

Persija juga dikenai denda klub sebesar Rp30 juta. Selain itu, terdapat denda tambahan Rp60 juta terkait tiga kejadian penyalaan petasan dan pelemparan satu flare dalam pertandingan.

Dengan demikian, sanksi finansial yang disebutkan dalam keputusan tersebut mencapai Rp130 juta, terdiri dari denda Rp40 juta untuk panpel Persita, Rp30 juta untuk Persija, dan Rp60 juta atas insiden petasan serta flare. [Antara]

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com