Suara.com - Bisnis kuliner yang berkembang pesat membuat keahlian memasak bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah. Bisa juga menjadi alternatif usaha sampingan untuk karyawan yang gemar memasak.
BRI melalui berbagai programnya juga mendukung pertumbuhan bisnis food and baverage (F&B) dengan menghadirkan banyak program modal usaha. Jadi, bagi Anda yang berminat memulai usaha kuliner dan membutuhkan modal, BRI adalah jawabannya.
Selain modal dari BRI, untuk Anda yangingin menekuni bisnis kuliner kendati berstatus sebagai karyawan perusahaan. Bisnis makanan memang bisa dijadikan bisnis sampingan yang menjanjikan. Namun, masih bingung bagaimana cara memulainya, lima tips ini bisa menjadi petunjuk.
1. Konsep yang Unik dan Berbeda
Saat memulai bisnis kuliner, penting untuk memiliki konsep yang unik dan menarik. Pilihlah jenis makanan atau gaya kuliner yang belum banyak ada di area anda. Bisa juga menjual kudapan khas daerah jika anda merupakan seorang perantau. Ini akan membantu menarik perhatian pelanggan dan membuat bisnis anda berbeda dari pesaing.
2. Kualitas Bahan Baku
Kualitas bahan baku sangat mempengaruhi cita rasa makanan. Pastikan anda menggunakan bahan-bahan berkualitas dan segar untuk menyajikan hidangan yang lezat. Sebagai pedagang juga jangan sampai lengah dalam menentukan kualitas bahan, apalagi berbeda-beda setiap hari. Pasalnya, kualitas bahan akan berpengaruh pada reputasi produk anda.
3. Promosikan di Media Sosial
Meski berbisnis kecil-kecilan, anda sangat disarankan untuk melakukan promosi di media sosial. Buatlah akun-akun jualan di platform seperti Instagram, Facebook, dan Twitter, dan unggah foto-foto menarik dari menu yang anda tawarkan. Aktivitas promosi, seperti diskon khusus atau agenda kuliner rutin bisa menjadi senjata untuk menarik minat pelanggan.
Baca Juga: Bank BRI Minta Nasabah Tingkatkan Kewaspadaan pada Bahaya Penipuan Online
4. Fokus pada Pelayanan Pelanggan yang Baik
Pelayanan pelanggan yang baik adalah kunci kesuksesan dalam bisnis kuliner, dan bisnis apapun secara umum. Jika anda terjun langsung di bagian penjualan, pastikan menjadi penjual yang ramah. Apabila bisnis dilakoni secara online, upayakan juga untuk responsif terhadap pertanyaan pelanggan baik melalui layanan perpesanan maupun media sosial. Hal yang sama juga mesti dilakukan apabila anda memiliki staf.
5. Kelola Keuangan dengan Bijak
Sebagian jenis makanan yang dijual dalam bisnis F&B memiliki masa kadaluwarsa yang singkat.
Untuk itu rencanakan anggaran, biaya operasional, dan kontrol terhadap stok dengan hati-hati. Ingat bahwa setiap jenis bisnis memiliki tantangan tersendiri dalam pengelolaan finansial, namun jangan menutup kemungkinan untuk terus belajar.
Selain itu, Anda juga wajib memiliki partner sekaligus tabungan dengan sejuta fitur guna mendukung pengelolaan keuangan usaha.
BRI sebagai bank yang terus berkembang bersama jutaan pelaku usaha di seluruh Indonesia hadir mendukung Anda dalam mengembangkan usaha. Tidak hanya melalui BRImo yang fiturnya lengkap, melainkan juga penyediaan modal usaha.
Dengan menjadi nasabah BRI, Anda akan dimanjakan berbagai fitur lengkap yang tersedia di BRImo, bahkan Anda juga bisa mengajukan metode transaksi QRIS untuk usaha Anda.
Segera buka tabungan BRI Simpedes USAHA dari mana saja, melalui aplikasi BRImo yang bisa diinstal melalui PlayStore, AppStore, atau AppGallery.
Berita Terkait
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pebisnis Sukses? BRI Bisa Dukung Anda Meraihnya!
-
Duo Legiun Asingnya Lanjut, PSIS Punya Ambisi Besar di Liga 1 Musim Depan
-
Jadwal Liga 1 Dijamin Aman untuk Tiga Musim ke Depan, Timnas Indonesia Bisa Leluasa Panggil Pemain
-
Tabel KUR BRI Terbaru, Syarat Mengajukan Pinjaman Tanpa Agunan
-
BRI Tebar Promo di Helifest 2024, Buka Rekening Dapat Hadiah Menarik!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?