Suara.com - PT BRI Asuransi Indonesia atau BRI Insurance memberikan santunan sebesar Rp30 juta kepada korban kebakaran di Desa Dusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.
Vice President Corporate Secretary BRI Insurance, Fenti Octaviani, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, menyatakan bahwa pembayaran santunan klaim ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang manfaat asuransi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Tanggapnya BRI Insurance dalam membayar santunan klaim ini diharapkan dapat membantu nasabah yang terkena musibah.
"Pembayaran santunan klaim ini merupakan bukti nyata manfaat memiliki asuransi. Dengan adanya perlindungan asuransi, risiko keuangan akibat kejadian tak terduga dapat dipulihkan," ujarnya.
Penerima santunan, Muji, mengungkapkan bahwa sebelumnya ia ragu untuk mengikuti asuransi BRI karena banyaknya berita simpang siur tentang asuransi. Namun, santunan ini menghilangkan keraguannya tersebut.
“Sekarang saya sendiri yang merasakan manfaatnya. Hanya dalam waktu tiga hari, asuransi yang saya beli sebesar Rp100 ribu per tahun dapat memberikan santunan sebesar Rp30 juta,” kata Muji, dikutip dari Antara.
Dengan itu, BRI Insurance berharap bisa mengedukasi masyarakat akan pentingnya memiliki perlindungan asuransi untuk diri maupun aset karena saat ini untuk memiliki asuransi itu sangat mudah dan murah.
BRI Insurance memiliki sejumlah produk asuransi dengan premi yang diharapkan dapat dijangkau oleh masyarakat, yakni mulai dari Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per tahun. Sejumlah produk tersebut di antaranya Asuransi Mikro Kerusakan Tempat Usaha, Rumahku, Motorku dan Proteksiku.
Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan proteksi asuransi, BRI Insurance menyediakan layanan daring yang dapat diakses melalui BRINS Mobile. Nasabah bisa mengakses layanan pembelian asuransi, pengajuan klaim, informasi bengkel rekanan, dan berbagai fitur lainnya. Hal ini bertujuan untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat dalam berasuransi.
Baca Juga: Dapatkan Layanan Kesehatan Prima di RS Abdi Waluyo dengan Promo Khusus Nasabah BRI!
Berita Terkait
-
BRI Siap Telusuri Rekening Tabungan Penampung Uang Judi Online
-
BRI Insurance Bayar Klaim Asuransi Motor Vehicle untuk Kendaraan Dump Truck di Banjarmasin
-
Kolaborasi dan Diversifikasi Bisnis Jadi Kunci Kesuksesan BRI Insurance
-
Gandeng Komunitas Lari, BRI Insurance Gencarkan Literasi dan Inklusi Keuangan dengan Berasuransi
-
BRI Insurance Ungkap Alasan Asuransi Penting Bagi Semua Kalangan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF
-
WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya
-
5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga
-
Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo
-
Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi
-
Investor Ritel Kini Punya Akses Beli IPO Obligasi Korporasi Secara Digital
-
4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
-
Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026
-
Sule Bongkar Alasan Absen di Pernikahan Nathalie Holscher: Berita di Sana Itu Hoaks
-
Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?