Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) berkomitmen mengembangkan potensi Desa Nepo, yang dikenal sebagai Desa Habibie Kecil, di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan melalui Program Desa Brilian.
Desa Nepo memperoleh julukan tersebut karena Presiden BJ Habibie menghabiskan masa kecilnya hingga kelas 4 SD di desa ini.
Kepala Desa Nepo, Mohammad Toaha, menjelaskan bahwa Program Desa Brilian saat ini masih fokus pada pemetaan potensi desa dan pelatihan pengelolaan potensi lokal.
"Desa Nepo, sebagai bagian dari Program Desa Brilian, berharap bisa menjalin kolaborasi yang berdampak positif secara ekonomi bagi masyarakat dan BUMDesa (Badan Usaha Milik Desa) dalam rangka menggerakkan ekonomi desa," ujar Toaha.
Melalui program ini, Desa Nepo telah mengikuti berbagai pelatihan dari akademisi, praktisi, serta Kementerian Desa untuk memahami regulasi pengelolaan potensi desa dan memanfaatkan peluang usaha lokal.
Saat ini, BUMDesa Nepo yang mengelola sektor pariwisata desa tengah mengikuti pelatihan khusus dalam Program Desa Brilian untuk pengembangan wisata.
Pemerintah Desa juga merencanakan pembangunan berkelanjutan untuk Rumah UMKM Desa Nepo, yang diharapkan mendapatkan dukungan dari BRI.
Pimpinan Cabang BRI Kabupaten Barru, David Ricardo, mengungkapkan bahwa berbagai pelatihan telah dilaksanakan oleh BRI Pusat untuk program Desa Brilian yang diikuti Desa Nepo tahun ini.
Program ini tidak hanya memberikan hadiah, tetapi juga berfokus pada pengembangan SDM dan pengelolaan untuk meningkatkan perekonomian desa.
Baca Juga: Survei BRI: Ekspansi Bisnis UMKM Meningkat pada Triwulan II 2024
"Kami memiliki Mantri BRI yang aktif menjadi penasihat keuangan untuk BUMDes Nepo dalam pengembangan usaha, seperti mengubah usaha menjadi Agen Brilink," kata David.
Selain itu, BRI juga fokus pada pemberdayaan petani dengan membeli bibit jagung unggul untuk meningkatkan hasil panen yang kemudian dijual ke BUMDes. Program ini juga mencakup pengembangan kafe dan restoran yang menyajikan makanan tradisional di kawasan wisata Desa Nepo.
"BRI Pusat secara aktif mengadakan pelatihan melalui zoom untuk meningkatkan usaha BUMDes dengan menghadirkan ahli di bidangnya," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban
-
Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang
-
7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian
-
Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat
-
Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP
-
SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP
-
Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat